Diposting oleh : Firwanto M Isa     Tanggal : 02 Januari 2017 19:18     Dibaca: 380 Pembaca

67 jam Kunto Masih Tabuh Drum

Kunto Hartono saat mengiring band lokal Palembang Senin (2/1) pukul 17.00 Sore, masih terlihat segar dan bersemangat dalam rangka Pemecahan Rekor Dunia menabuh Drum selama 145 jam

 

Palembang, Detik Sumsel-Pemecahan Rekor Dunia menabuh Drum selama 145 jam yang di mulai pada 31 desember 2016 lalu di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) sampai saat  sudah masuk 67  jam seorang anak bangsa Kunto Hartono secara nonstop main drum.

Pantauan detik Sumsel langsung dari lokasi, Kunto masih segar dan tetap bersemangat mengiring band lokal Palembang, pukul 17.00 Kunto sudah mengiringi 20 band lokal.

Herlan Aspiuddin, Ketua PHRI  ikut support kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu

"Kalau soal makanan untuk panitia dan pihak keamanan sekitar 200 orang sampai sekarang kita masih kelebihan. Banyak yang menyumbang juga. Alhamdulilah, mudah-mudahan perjuangan ini sampai pada 6 januari nanti," Ungkap di lokasi pemecahan rekor BKB Palembang

Herlan mengharapkan Kedepan akan lebih banyak lagi event seperti ini harus sering di lakukan

" Inshaa Allah Badan promosi pariwisata sumsel sudah bisa eksis ditambah lagi dg bidang promosi Asian Games, harus ada kegiatan seperti ini," lanjutnya

Dijelaskan Herlan bahwa  kondisi fisik kunto sampai sekarang masih oke. Ini selalu monitor dari hasil medical check up setiap 4 jam. Harapannya berharap seluruh stakeholder pariwisata menyadari akan pentingnya promosi utk membangun pariwisata disumsel ini. Walaupun awalnya sangat minim sekali support.

"Dengan tekad dan komitmen yg tinggi kita bisa melakukan apa saja untuk kemajuan pariwisata dikota Palembang ini. Dan upaya kita sekarang mulai direspon dari seluruh stakeholder," lanjutnya

Support untuk mendukung pemecah rekor ini terus di lakukan, Plt Kadis Dinsos, Belman Karmuda Salah satu pendukung terus mengharapkan dukungan semua pihak untuk mendukung kegiatan ini

"Kunto menabuh drum didampingi puluhan group band lokal utk memecahkan rekor dunia 145 jam. Mohon doa nya dan mari kita support usahanya yg ikut mempromosikan Palembang sebagai tempat penyelenggaranya keseantero dunia," Harapnya Senin (2/1) sore saat di hubungi detik sumsel. (Fir)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi