Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Heru Senovlan     Tanggal : 22 Juni 2018 00:17     Dibaca: 254 Pembaca

Survei LSI Bursah - Parhan Ungguli Kandidat Lain

Ilustrasi

Lahat, Detik Sumsel -- Pilkada Kabupaten Lahat tinggal menghitung hari. Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan, dinamika politik di Kabupaten Lahat terlihat adanya naik turun dibandingkan dengan periode survei sebelumnya.

Diantaranya, Bursah-Parhan mengantongi 40,7% suara, disusul paslon Nopran-Herliansyah (26,3%), paslon Cik Ujang-Hariyanto (22,2%). Sementara paslon Purnawarman Kias-Rozi Ardiansyah memperoleh 3,1%, dan Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah mendapatkan 2,3%, dengan suara mengambang sebesar 5,4%.

"Survei diadakan 28 Mei sampai 3 Juni 2018, metode Multistage Random Sampling, mewawancarai 440 responden secara tatap muka. Margin error survei plus minus 4,8%, tingkat kepercayaan 95%," ujar Sunarto Ciptoharjono, salah satu direktur LSI-Denny JA, Kamis (27/6).

Lanjutnya, hanya ada tiga pasangan menonjol, yang elektabilitasnya naik turun. Dilihat dari penguasaan wilayah, paslon Bursah-Parhan unggul di Zona (dapil) Lahat 1, dan dapil 5 Kikim Area.

Sedangkan paslon Nopran-Herliansyah unggul di Dapil Lahat 4, dan paslon Cik Ujang-Hariyanto unggul di dapil 2 Merapi Area. Seperti paslon Nopran Marjani-Herliansyah, dari survei bulan Januari yakni 24,3%, menjadi 18,9% pada bulan April, dan naik lagi menjadi 26,3% pada survei bulan Juni.

Sedangkan paslon Bursah Zarnubi-Parhan Berza masih memimpin perolehan elektabilitas, memperoleh 36,6%, naik menjadi 37,7% pada bulan April, naik lagi menjadi 40,7% dibulan Juni.

"Bursah Zarnubi merupakan kandidat paling populer di antara kandidat yang berlaga. Popularitas Bursah mencapai 92,4%, diikuti oleh Cik Ujang (81,9%), dan Nopran Marjani (78,6%)," bebernya.

Menurut Sunarto, Pasangan Bursah-Parhan diprediksi bakal memenangkan pilkada Kabupaten Lahat. Mengingat penentu kemenangan adalah zona pemilih padat seperti dapil 1 dan dapil 5, penyumbang suara hampir 50% dari seluruh suara di kabupaten Lahat.

"Kemungkinan terjadi migrasi suara besar-besaran, sangat kecil. Kalau bukan bila salah satu kandidat melakukan politik uang, secara massif dan terstruktur. Namun apabila hanya dilakukan secara sporadis, sulit untuk mengubah keadaan," sampai Sunarto. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi