Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 26 Januari 2017 02:31     Dibaca: 283 Pembaca

1 Februari, Polres OKU Mulai Berlakukan Tilang Elektronik

Sat Lantas Polres OKU, saat menggelar Sosialisasi E_Tilang

 

Baturaja, Detik Sumsel - Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Sat Lantas Polres OKU akan memberlakukan Tilang Elektronik (E_Tilang), pemberlakuan E_tilang ini akan diberlakukan mulai 1 februari mendatang, hal ini dikatakan oleh Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP didampingi Kasat Lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Putra SIK, melalui KBO Lantas Iptu Marjuni yang dibincangi saat menggelar sosialisasi E_tilang dan Penindakan Pelanggaran didepan rumah sakit umum ibnu Sutowo Baturaja, Rabu (25/1).

" E_tilang ini intinya untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan tilang, bagi masyarakat yang kita tindak karena melanggar kita tilang dan kita catat dalam satu sistem aplikasi berbasis android, dimana aplikasi ini langsung terhubung dengan Pihak Kejaksaan dan pengadilan Negeti" terang Marjuni. 

setelah diinput data pelangar kedalam Aplikasi oleh petugas, Dikatakan Marjuni, selanjutnya pengendara yang melanggar akan mendapatkan nomor Resi ID, "baru pelanggar ini bisa  membayar denda secara langsung ke bank yang telah ditunjuk" tuturnya. 

Adapun bank yang ditunjuk lanjutnya Yakni Bank BRI, dimana masyarakat dapat langsung membayar BRIPA ( Denda yang akan dibayar red) ke bank tersebut, "jika sudah dibayar bukti setor langsung ditunjukan ke lantas (Baur Tilang) dan selanjutnya akan diproses pengeluaran barang bukti yang ditilang, bisa SIM atau STNK" katanya.

Adapaun denda tilang dijelaskan Marjuni bervariatif sesuai kesalahannya, tetapi jika kesalahannya banyak makan akan diambil denda maksimal atau yang paling terbesar, hal ini sesuai koordinasi dengan hakim yang memetuskan pada pertemuan lalu. "Hakim yang menentukan denda maksimal dalam pembahasan beberapa waktu lalu, misalnya pelanggar tidak memakai Helm, danntidak memiliki SIM, nah denda maksimal misalnya paling besar di SIM maka yang dikenakan denda terbesarnya" jelasnya. 

Marjuni mengatakan E_tilang ini diberlakukan di seluruh wilayah Polda Sumsel yanh tujuannya selain mempermudah juga sebagai bentuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap polantas serta mengahapus Image bahwa selama ini masyarakat selalu takut akan ulah oknum polisi yang melakukan Pungli, "itu tadi kita ingin membuang image negatif, kita ini sahabat, mitra dan pelayan masyarakat, jadi kami ingin menghapus image negatif yang katanya jika bayar tilang uangnya untuk petugas, padahal uang itu untuk negara dan sekarang e tilang ini masyarakat dapat menyetor langsung kebank untuk negara" tukasnya. (fei)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi