Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 03 Januari 2018 09:13     Dibaca: 315 Pembaca

1,5 Kg Sabu dan 1000 Ektasi Gagal Edar Malam Tahun Baru

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono saat menunjukkan barang bukti berupa 1,5 Kg Sabu dan 1.000 butir ekstasi.

Palembang, Detik Sumsel- Jajaran tim Satresnarkoba Polresta Palembang berhasil mengamankan Risky (31) warga Jalan Pengadilan Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar, Jumat (30/12), sekitar pukul 16.00 WIB Akhirnya warga Jalan Kapten A Rivai Lorong Pakjo Kelurahan 26 ilir, Palembang.

Satresnarkoba Polresta Palembang, dipimpin, Kasat narkoba, Kompol A Akbar, beserta barang bukti 1,5 Kg Sabu dan 1000 butir Ektasi berlogo Aplle warga cream, yang saat itu berada disepeda motornya dibungkus plastik hitam. Tak pelak mendapati sabu dan ektasi tersebut, Rizky pun langsung diamankan petugas ke Polresta Palembang, beserta barang bukti berupa satu unit Hp milik pelaku, uang Rp 1,4 juta, 1 unit motor.

"Penangkapan tersangka Rizky erawal adanya laporan masyarakat tentang adanya pelaku bertransaksi barang (pengantar barang ke Pembeli),"ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Waka Polresta AKBP Prasetyo dan Kasat Narkoba Kompol Akbar, Selasa (2/1).

Wahyu mengatakan, dari informasi tersebut, petuga Satresnarkoba Polresta Palembang, langsung menindaklanjutinya dan mengejar pelaku. Alhasil saat di TKP (Tempat kejadian perkara), " Walaupun sempat terjadi kejar-kejaran anggota dan pelaku yang diduga kurir, pelaku akhirnya berhasil ditangkap, setelah petugas melepaskan tembakan ke udara," katanya.

Dari tangan Rizky, lanjut Wahyu, anggotanya berhasil mengamankan sabu sebanyak 1,5 kg dan ektasi sebanyak 1000 butir. "Jika diuangkan untuk 1,5 kg sabu senilai Rp 1,8 milyar dan untu 1000 butir ektasi itu senlai Rp 200 juta," bebernya.

Ketika disinggung apakah sabu dan ektasi ini, akan digunakan dan dijual untuk pesta tahun baru. Wahyu menjawab, " Bisa jadi, bisa tidak. Namun hingga kini masih kita dalami dan akan kita tangkap bandarnya yang diduga jaringan Aceh," ungkapnya.

Ditambahkan Bapak berpangkat melati tiga ini. Hingga kini Satresnarkoba Polresta Palembang, masih melakukan pengembangan, guna menangkap keterkaitannya pelaku lain," Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 116 dan 114 KHUP, tentang UU Narkotika No 35, dengan ancaman 20 tahun penjara,"tukasnya.(vot)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi