Diposting oleh : AMS     Tanggal : 01 September 2016 15:16     Dibaca: 360 Pembaca

2019, 1 Puskesmas Setiap Kecamatan

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-65, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengadakan Seminar kesehatan sekaligus pengukuhan Bidan Delima. Acara ini dihelat di Gedung Pesos, Talang Ubi Pendopo, Kamis (1/9).

PALI, Detik Sumsel - Dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun  Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-65, IBI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengadakan Seminar kesehatan sekaligus pengukuhan Bidan Delima. Acara ini dihelat di Gedung Pesos, Talang Ubi Pendopo, Kamis (1/9).

Ketua pengurus daerah IBI Sumatera Selatan Hj Siti Aisyah menjelaskan Bidan Delima adalah Bidan praktek mandiri terstandar, Program unggulan dari IBI yang mempunyai tugas strategis, yang dalam perolehan mendapatkan izin pun tidak mudah, validasi berulang ulang, setelah itu semua akan diverifikasi kepusat dan secara berulang-ulang. “Untuk menjadi bidan delima harus melalui rangkaian proses kajian mandiri sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Misalnya tata ruang, peralatan, obat-obatan, hingga kompetensi skill harus sesuai standar. Selain itu, bidan yang menolong proses persalinan dan yang memasang alat kontrasepsi harus yang sudah mengantongi izin. Maka dari itu, Bidan Delima merupakan branded dari IBI,” ungkapnya.

Siti Aisyah juga berharap teruntuk semua bidan agar supaya melaksanakan tugas dengan ketentuan yang berlaku. Sesuai tanggung jawab dan wewenang yang diberikan. Wewenang khusus yang di atur UU, jadilah bidan berkualitas, patuh pada regulasi yang ada, teruslah meng-update ilmu, berketerampilan yang hebat. “Bidan juga menjadi hulu pelayanan terbaik untuk ibu hamil, sehingga resiko bisa ditanggulangi lebih dini, seperti angka kematian menurun. Lebih penting dari itu semua bekerjalah dengan hati atas niat ibadah karena bidan adalah profesi yang mulia,” ungkapnya.

Kepala Dinkes Kabupaten PALI dr Eni Zatila, mengatakan bahwa Dinkes telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di Kabupaten PALI, Pembinaan terhadap IBI. Dalam usia yang ketiga tahun Kabupaten PALI terus berbenah, melakukan percepatan sehingga pada tujuannya bermanfaat bagi banyak orang. “Diupayakan pada Tahun 2019 nanti, minimal satu kecamatan mempunyai puskesmas terakreditasi juga Rumah Sakit  terakreditasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ferdian andreas Lacony menyebutkan bahwasanya Kesehatan adalah misi utama Kabupaten PALI.  Menciptakan dan memiliki SDM yang berkualitas. "Bidan adalah ujung tombak pembangunan kesehatan ibu dan anak. Ibu hamil yang sehat akan melahirkan anak yang sehat," katanya.

Ferdian mengutip pernyataan ibu Megawati, mantan Presiden Indonesia ke-5, bicara bidan jangan bicara UU, bicaralah tentang kemanusiaan. "Faktor lemah semangat karena sarana dan faktor penghasilan. Itu wajar, tapi jika bekerja dengan hati berdasarkan kemanusiaan, akan menjadi kekuatan dalam pelayanan", tandas Ferdian. (Dul)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi