Diposting oleh : Amin     Tanggal : 18 Juni 2017 16:28     Dibaca: 343 Pembaca

23 Pemuda Terjaring Razia Premanisme

Kabag Ops, Kompol Agus Slamet memberikan arahan kepada pemuda yang terjaring razia. Sabtu (17/06). (Foto: Amin Detik Sumsel)

Lubuklinggau, Detik Sumsel - Puluhan pemuda, pengamen dan pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan serta pembawa sajam tidak berkutik, setelah terjaring razia premanisme yang digelar aparat Kepolisian Resort Lubuklinggau, Sabtu (17/06) sekira pukul 22.00 WIB.

Menurut Kabag Ops Polres Lubuklinggau, Kompol Agus Slamet, kegiatan razia kepolisian yang ditingkatkan tersebut guna menyambut ops ramadaniah agar berjalan dengan lancar.

Sedikitnya dari tangan puluhan remaja masih dibawah umur tersebut, petugas gabungan berhasil amankan sebila pisau, menindak tilang sebanyak 8 Unit sepeda motor tidak dilengkapi surat kendaraan.

Berdasarkan pantauan langsung Detik Sumsel di lapangan, Kegiatan gelaran raziah antisipasi premanisme dikomandoi langsung,  Kabag Ops, Kompol Agus Selamet berasama didampaing Kasat Sahbara AKP Edwartu secara maroton berjalan kaki melakukan penyisiran sejak pukul 21.30 WIB sampai pukul 23.30 WIB. 

Dimana, penyisiran sendiri dimulai dari belakang ruas jalan belakang mengelilingi sekitaran keramaian Masjid Agung berlanjut pingiran ruas jalan pasar Inpres hingga sampai keberadaan terminal muara lama, berada tepat samping Mapolres Lubuklinggau. 

Di belakang masjid agung assalam, secara langsung Kabag Ops menghentikan tiga ABG berboncengan tiga mengendarai sepeda motor supra 125 warna kuning hendak melintas keramaian razia, setelah sekujur tubuhnya digeledah bersama mengeledah isi dalam sepeda motor, Ketiga ABG kedapatan membawa sejata tajam jenis pisau dapur, tersipan dalam jok motornya.Dengan segera ketiganya langsung serahkan petugas reskrim membawahnya masuk sel tahanan mapolres lubuklingau. 

"Ini semua tindaklanjut perintah TR mabes polri, yang langsung dijalankan mulai dari kapolda turun ke masing-masing polres yakni dengan dilasunkanya giat rutin ditingkat, dengan sasaran premanisme, pemalak, copet begal yang memang menggangu keamanan ketertiban masyarakat (Katibmas) khususnya wilayah hukum Polres Linggau. Dimana, dalam kesempatanya kita dengan dipantau langsung wakapolres mendapatkan informasi adany anak-anak tawuran, dan alhadulilah semua bisa diantisipasi,"ujar Kabag ops dalam keterang usai giat razia.

Adapun, untuk hasilnya giat sendiri, lebih jauh Agus Selamet membeberkan. Bahwa dalam penyisiran secara maraton kesejumlah titik keramaian. Sedikitnya, 23 orang berhasil diamanakan.

"Untuk hasil razia, kita dengan secara menyebar kesejumlah titik. Dimana, tepatnya dimulai belakang masjid agun, sampai dengan terminal muara lama. Kita sedikitnya amankan sebanya 23 orang semua remaja, dimana 15 orang anak punk semua tubuhnya bertato meresahkan warga. Dengan sisanya  ABG satu diantara kedapatan membawa sajam pisau,"terangnya.(ffa)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi