Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Red     Tanggal : 12 Juli 2018 09:12     Dibaca: 421 Pembaca

Ajukan JR ke MA, Lucy Pahri Daftar DPD RI

Ir Hj Lucianty Pahri SE menyerahkan berkas pengajuan Bakal Calon Anggota DPD RI diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel, Rabu (11/7).

Palembang, Detik Sumsel- Pengusaha perempuan yang juga politisi Sumsel, Ir Hj Lucianty Pahri SE resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI dari Dapil Sumsel, Rabu (11/7) sore. Penyerahan berkas istri mantan Bupati Muba ini diterima Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi di KPU Sumsel.

"Alhamdulilah kalau berkas sudah lengkap,” kata Lucy kepada wartawan usai menyerahkan berkas.

Meski sempat ada perdebatan aturan mantan narapidana khusus bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi tidak dapat maju sebagao calon anggota legislatif pada 2019 nanti. Owner wahana wisata D'Matto Millenial Art ini tetap mengikuti prosedur dan berharap tetap bisa ikut dalam kontestasi Pileg DPD RI tahun depan.

“Kita masih melakukan judicial review (JR) di Mahkamah Agung. Apapun keputusannya nanti, saya ikhlas. Harapan saya jika bisa duduk di DPD RI nanti tentunya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumsel, terutama hak-hak perempuan," katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Liza Lizuarni SE MSi menegaskan untuk mantan narapidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi tidak dapat mendaftar calon DPD RI 2019. "Dasar hukumnya sudah jelas PKPU 14 2018 tentang pencalonan anggota DPD. Namun ketika dia daftar kita tidak tahu backgroundnya. Jadi kita terima dulu berkasnya," ungkap Liza.

Tetap Boleh Mendaftar

Sebelumnya, hasil rapat Mendagri, Kemenkumham, DPR RI dan KPU sepakat memberikan kesempatan bagi siapapun masyarakat yang ingin mendaftar sebagai caleg. Selain itu masyarakat juga diberi kesempatan untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) terkait PKPU tersebut, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami sepakat memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mendaftar menjadi calon legislatif di semua tingkatan melalui partai politiknya masing-masing. Dimana nanti sambil menunggu proses verifikasi, yang bersangkutan juga dipersilahkan untuk menggunakan haknya melakukan gugatan kepada MA atau juga uji materi atau judicial review kepada MA,” kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Menurut Bamsoet, sapaan akrabnya, MA akan memproses gugatan tersebut selambat-lambatnya 30 hari dari waktu dimulainya gugatan. Setelah itu apapun keputusan dari MA nanti akan menjadi patokan bagi KPU dalam memenuhi ketentuan PKPU ke depannya.

“Keputusan apapun dari MA nanti, akan menjadi patokan bagi KPU untuk diteruskan kepada para pihak yang mendaftar. Kalau diterima maka KPU akan meneruskan proses verifikasi yang akan menjadi daftar calon tetap, namun manakala ditolak oleh MA, KPU akan mencoret dan mengembalikannya kepada partai politik yang bersangkutan,” jelasnya. (Buy)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi