Diposting oleh : Iyop DS     Tanggal : 13 September 2017 20:52     Dibaca: 636 Pembaca

Akhirnya, Manajer SFC Beberkan Penyebab Buruknya Performa Tim

Manajer SFC Nasrun Umar

Palembang, Detik Sumsel-Manajemen klub akhirnya buka suara terkait tidak kunjung membaiknya performa Sriwijaya FC di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, yang berujung pada rentetan hasil buruk hingga pekan ke 23. Bahkan pada dua laga terakhir, Laskar Wong Kito kembali menelan kekalahan beruntun saat dipermalukan Persib Bandung 1-4 dikandang dan Barito Putra 2-0 di laga tandang.

Manajer SFC Nasrun Umar mengungkapkan, selain persoalan lemahnya performa di lini belakang, mulai melempemnya ketajaman penyerang yang dimiliki Laskar Wong Kito juga menjadi penyebab terpuruknya tim.  

Dia juga mengakui, selama ini SFC terkesan hanya mengandalkan duet Alberto Goncalves dan Hilton Moreira dalam urusan menjebol gawang lawan. Sehingga, disaat kedua legiun asing asal Brazil itu mengalami penurunan performa, sangat berdampak pada produktifitas gol yang dihasilkan. 

"Saya melihat beberapa pemain yang ada sekarang ini sepertinya sudah mulai habis (masanya). Tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi kita di akhir musim," ungkapnya.

Kondisi inilah menurut Nasrun yang harus segera dicarikan jalan keluarnya. Apalagi sudah tidak mungkin lagi bagi SFC untuk melakukan penambahan pemain, karena masa transfer pemain sudah habis dan kompetisi masih berjalan.

Padahal lanjut dia, pihaknya sudah melakukan upaya perbaikan dengan melepas beberapa pemain dan mendatangkan sejumlah punggawa baru seperti Ahmad Faris, M Roby, Dominggus Fakdawer dan Ikris untuk meningkatkan performa tim, terutama di lini belakang.

Karena dari hasil evaluasi yang dilakukan pertengahan musim lalu, sektor pertahanan yang menjadi fokus perbaikan. "Tapi setelah kinerja di sektor belakang sudah mulai membaik, ternyata muncul masalah baru yakni di lini depan," ujarnya.

Oleh sebab itu, meski saat ini kompetisi baru memasuki pekan ke 23. Namun dia memastikan pada akhir musim nanti, ada beberapa pemain yang dipastikan bakal terkena evaluasi. Sikap tegas harus diambil lantaran pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan motivasi tim, termasuk memberikan ultimatum kepada pemain.    

"Dorongan sudah maksimal. Sampai-sampai saya merasa sudah tidak bisa lagi melakukan pressure kepada mereka (pemain), karena sepertinya sudah tidak etis lagi. Kondisinya memang seperti itu. Tunggu saja, waktu itu akan datang (evaluasi). Karena Tuhan bersama saya," kata Nasrun.(iyop)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi