Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 25 Januari 2017 14:41     Dibaca: 1125 Pembaca

Awas Blunder

Rudolof Yanto Basna

Palembang, Detik Sumsel-Keputusan manajemen Sriwijaya FC merekrut Rudolof Yanto Basna diharapkan tidak berujung blunder. Pasalnya, bek berusia 21 tahun itu kerap kali melakukan kontroversi dan berprilaku buruk saat memperkuat sejumlah tim lainnya. 

Ya, setelah pergi tanpa izin dari Arema FC, Yanto Basna tiba-tiba mendarat di Palembang dan memutuskan kembali memperkuat Laskar Wong Kito. Tim yang pernah membesarkan namanya kala dirinya bergabung di SFC U-21.

Yanto terlihat sudah mebgikuti latihan bersama di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Selasa (24/01). "Saya mau ke sini sebab ingin balas budi, saya seperti kembali ke rumah sendiri," kata Yanto Basna.

Dulu sebelumnya nama belum dikenal, pemain asal Papua ini sempat membela SFC U-21. Alhasil, dia mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas U-21 di Spanyol. Oleh sebab itulah, Palembang sudah tidak asing lagi bagi Yanto.

"Saya saya lihat di sini kerja sama pemain senior dan juniornya juga sangat bagus. Nanti saya ingin kenakan nomor 13," jelasnya. Yanto mengatakan, kepindahan ke SFC sudah tidak ada masalah. "Tadi saya sudah telpon Pelatih Arema FC Aji Santoso, saya minta izin. Dia bilang silahkan, semoga sukses bersama tim baru," tambahnya.

Seperti diketahui, Arema FC akhirnya memutuskan untuk membatalkan niat mengontrak bek timnas Indonesia Rudolof Yanto Basna. Padahal Basna tinggal selangkah lagi dikontrak tim Singo Edan.  Apalagi dia sebelumnya sudah tiba di Malang. Hanya saja, mendadak dia dikabarkan pergi lagi dari Malang. 

Manajer umum Arema Ruddy Widodo pun memberikan penjelasan mengapa pihaknya batal mengontrak mantan penggawa Persib Bandung itu. Bahkan, Ruddy terkesan sangat geram dengan perilaku bek asal Papua itu. 

"Arema hentikan niat kontrak Basna karena attitude (perilaku). Berharap pemain dengan attitude buruk ini tidak juga dikontrak tim lain," kata Ruddy, seperti dicuitkan akun twitter resmi Arema.

Ruddy pun menyayangkan sebagai pemain muda dan pemain timnas, Basna memiliki sikap yang buruk seperti itu. "Semakin banyak klub yang disakiti dan dirugikan. Bukan pada kerugian materi, tapi yang disayangkan sikap dan perilaku Basna atas komitmen yang telah dilakukan. Dia tidak pamit dengan baik-baik," jelasnya.

"Arema tanya kepada Mitra (Kukar), Persib, dan Persipura, ceritanya sama attitudenya Basna buruk. Semoga dengan Arema adalah yang terakhir bagi Basna. Jika Basna kabarnya memang menggunakan jasa agen, yakin agennya abal-abal sebab faktor attitude pemain tidak diperhatikan," pungkasnya. (iyop/net)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi