Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Butet Kertaradjasa     Tanggal : 30 Januari 2017 12:28     Dibaca: 511 Pembaca

Bahaya Narkoba Bisa Masuk Mapel

Duta Anti Narkoba Sumsel, Lury Elza Alex Noerdin saat sosialisasi bahaya narkoba di aula SMA Negeri 3 Palembang, Senin (30/01).

Palembang, Detik Sumsel- Masuknya peredaran narkoba di kalangan pelajar harus terus diminimalisir, terlebih saat ini peredaran narkoba sangat rentan masuk ke kalangan pelajar. Selain sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang bahaya narkoba perlu ada opsi inovasi pembelajaran yang lebih menekankan terhadap bahaya narkoba.

Hal ini diungkapkan Duta Anti Narkona Sumsel, Lury Elza Alex Noerdin. Ia mengatakan, sejauh ini komitmen Pemerintah di Sumsel dan stakeholder lainnya untuk mencegah meluasnya peredaran narkoba sudah sangat baik tetapi harus di back up dengan implementasi program yang baik.

"Tentu anak muda khususnya pelajar akan jenuh kalau kita hanya sosialisasi saja tanpa diiringi implementasi program, jadi harus ada program khusus. Ya, misalnya saja bahaya narkoba ini bisa jadi mapel (mata pelajaran, red) khusus atau diselipkan pemahaman bahaya narkoba ini ke setiap mapel dan yang paling penting menanamkan karakter building kepada siswa," ujar Lury di sela sosialisasi bahaya narkona di SMA Negeri 3 Palembang.

Menurutnya, generasi pemuda khususnya kalangan pelajar harus disibukkan dengan kegiatan positif supaya aktifitas sehari-hari jauh dari tindakan yang berbau negatif. "Sosial media seperti penggunaan instagram dan facebook juga sangat membantu saat ini guna menghindari pelajar dari dampak pemakaian narkoba," tuturnya.

Lanjut Lury,  penerapan karakter building sangat penting diterapkan kepada siswa. "Jadi, sebelum bahaya narkoba ini bisa masuk mapel, pihak sekolah terlebih dahulu menekankan karakter building," imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan SMA Dinas Pendidikan Sumsel, Dr Arwan MPdI menyebutkan pihak Dinas Pendidikan Sumsel sejak lama sudah mengintegrasikan pemahaman bahaya narkoba ke beberapa mata pelajaran.

"Di jenjang SD hingga SMA sudah diselipkan ke beberapa mata pelajaran untuk pemahaman bahaya narkoba, misalnya pelajaran Kewarganegaraan dan pendidikan Agama," terangnya.

Sementara itu, pada kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 3 Palembang diikuti ratusan siswa-siswi. Hadir juga pada kegiatan tersebut Kasat Pol PP Pemprov Sumsel Riki Junaidi, Kepala Dinkes Pemprov Sumsel Lesty dan perwakilan dari BNN Sumsel serta BPPOM.(tet)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi