Diposting oleh : Efen Permata     Tanggal : 05 Agustus 2017 17:07     Dibaca: 1345 Pembaca

Banyak Pelanggaran, Peserta Minta Seleksi Ulang Panwas Kabupaten/Kota

Komisioner Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH MH

Palembang, DetikSumsel- Sejumlah peserta seleksi panwaslu kabupaten/kota melayangkan protes kepada Ombudsman RI dan Bawaslu RI atas dugaan pelanggarab proses seleksi Panwas Kabupaten/kota.

Ahmad Kabul, SH salah satu peserta mengatakan, terdapat temuan pelanggaran dalam proses seleksimmulau dari tahapan administrasi, tertulis, dan wawancara timsel. "Termasuk penetapan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel," kata Kabul saat dikonfirmasi, Sabtu (5/8).

Ia menerangkan, diantara temuan tersebut yakni dugaan kecurangan atau kejangalan yang dilakukan oleh timsel berupa bocoran soal dan kunci jawaban tes tertulis. Lalu, dugaan nama nama peserta-peserta tes yang menerima bocoran soal beserta jawaban dan nilai dari peserta tersebut di tes tertulis khusu di pilihan ganda rage nilai mereka antara 78 -79. 

"Nama-nama peserta yang lulus wawancara timsel adalah nama yang telah dikondisikan dan diduga mendapatkan materi wawancara," paparnya. 

Ia mengharapkan agar Bawaslu R.I. dan pihak -plhak terkait menyatakan batal demi Hukum keputusan Timsel Nomor: 06/TimseI/Panwas/VlI/2017 Tanggal 23 lull 2017 yang menetapkan nama-nama yang Lolos tes wawancara, tidak layak dan didiskualifikasi. 

"Terkait kebocoran tes tertulis karena bersifat terstruktur, sistimatis dan masif terjadi diwilayah I dan II agar dipertimbangkan untuk diadakan tes tertulis ulang," pintanya. 

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH MH mengatakan, Bawaslu Sumsel telah menetapkan nama-nama yang telah lulus selesksi Panwas Kabupaten/Kota Se Sumsel. Untuk itu ia akan melihat kebenaran dugaan tersebut. 

"Tidak serta  merta laporan itu benar,  perlu pembuktian. Bawaslu RI sedang memperlajari laporan yang disampaikan," pungkasnya. (Pen)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi