Diposting oleh : Bara Revolusioner     Tanggal : 25 Agustus 2017 17:04     Dibaca: 167 Pembaca

Bapenda Sumsel Segera Inventarisir Kendaraan Mewah

Istimewa

Palembang, Detik Sumsel - Tampaknya Bapenda Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan tak main-main dalam menggali potensi pendapatan daerah dari Sektor pajak kenderaan bermotor baik roda 2 dan roda 4 untuk. Berbagai upaya pun di lakukan demi memaksimalkan potensi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan tunggakan pembayaran pajak kendaraan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Marwan Fansuri S.Sos MM mengatakan, segera melakukan inventarisir seluruh data wajib pajak yang menunggak baik kendaraan mewah yang di gunakan institusi pemerintah maupun pejabat daerah. "Untuk meningkatkan pendapatan Pajak daerah dari  Sektor PKB dan BBNKB maka kita akan bersama sama dengan stake holder Samsat  (Sistem administrasi satu atap) akan menginventarisir seluruh data wajib pajak kenderaan bermotor yang tertunggak atau belum bayar pajak kenderaaannya khususnya pajak kenderaan pemilik kenderaan bermotor Kategori kenderaan mewah baik roda 2 dan roda 4 termasuk pajak kenderaan dinas pejabat daerah dan para pengusaha dan Orang Kaya yang ada di wilayah Sumsel ini," ujarnya (25/8).

Ditambahkannya, kendaraan yang termasuk dalam kategori tersebut yakni kendaraan R2 di atas 500 cc. "Tim akan terjun ke lapangan untuk menginventarisis kendaraan mewah tersebut," tambahnya.

Terpisah, Kasubdit Ditlantas Polda Sumsel  AKBP Donni Eka Syahputra SIk.Msi melalui Kompol. Irwan Andesta.Sikp Kasi STNK Ditlantas Polda Sumsel mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh kegiatan tersebut. "Kami siap turun bersama sama melaksanakan door to door ke rumah wajib pajak yang tertunggak membayar pajak kenderaaanya baik roda 4 khususnya kategori Mobil Mewah. bersama Jasa raharja dan Bapenda prov. Sumsel  akan melaksanakan Door to door yang merupakan program Dirlantas Polda Sumsel dalam waktu dekat secara acak dan berkesinambungan akan kita laksanakan," ujarnya

Sementara itu, Kepala UPTB Palembang II Herryandi Sinulingga didampingi Alkala Zamora kepala UPTB PAlembang I mengatakan, sesuai dengan intruksi Kaban Bapenda saat ini pihaknya fokus menginventaris data kendaraan mewah dengan harga kendaraan on the road diatas RP. 300. "Dalam waktu dekat data dimaksud digunakan sebagai dasar penagihan tunggakan pajak kenderaan,  tunggakan sumbangan wajib Jasa Raharja dan tunggakan Penerimaan Negara wajib Pajak (PNBP) sebagai acuan Tim Samsat secara bersama sama dan saat penagihan door to door dimaksud Samling ikut serta sehingga wajib pajak dapat terlayani dengan baik dan dapat langsung membayar pajak kenderaaanya yang tertunggak," pungkasnya.(Bra)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi