Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 03 Januari 2018 18:57     Dibaca: 223 Pembaca

Belum Sempat Ambil Motor Curian Dua Pria Ini Keburu Diciduk Polisi

Tagor dan Samsuri saat dihadirkan di Mapolsek Kemuning

Palembang, Detik Sumsel -- Belum sempat menikmati hasil curiannya Maskuri alias Samsuri (44) warga Jalan Sakti Wiratama, Sekojo Ujung Barak blok B no. 21 Rt. 08 Rw. 02 Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Kemuning dan Tagor Rujitno (39) warga Jalan Enggano RT 9, RW 3 no. 659 Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I.

Keduanya keburu diamankan petugas Polsek Kemuning guna mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah melakukan aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor milik Amirudin Djaya Cholidi di Jalan May Salim Batubara Lr. Hanan no. 05 rt. 33/10 Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Selasa (2/1/2018).

Saat itu, Samsuri dan Tagor hendak mengambil sepeda motor merk Honda BG-2687-ZF warna biru putih tahun 2011 yang sedang terparkir didepan rumah korban di Jl. May Salim Batubara Lr. Hanan depan rumah no. 05 rt. 33/10, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning dengan menggunakan kunci Y. Saat keduanya hendak melakukan pencurian dengan membuka kunci stang motor dipergoki anak korban dan langsung meneriaki keduanya maling.

Mendengar teriakan tersebut kedua pelaku keluar rumah langsung melarikan diri dan dikejar oleh warga, naas nasib Samsuri dia berhasil ditangkap oleh warga sedangkan Tagor berhasil melarikan diri dari kejaran warga sedangkan pelaku Samsuri langsung diserahkan ke Polsek Kemuning.

Berdasarkan pengakuan dari Samsuri Unit Reskrim Polsek Kemuning melakukan pengembangan dan hasil introgasi dari Samsuri akhirnya Tagor berhasil ditangkap pada Rabu (3/1/2018) dikediaman nya berikut menyita 1 unit Yamaha Vega R warna Silver BG-3382-SR yang digunakan saat melakukan pencurian.

Sementara itu berdasarkan pengakuan tersangka Samsuri, berambut panjang sebahu acak-acakan dengan tato mewarnai badannya, saat dimintai keterangan selalu berbelit-belit dan dari sikap dan nada bicaranya menampakan ia pribadi pembunuhan berdarah dingin. Rupanya hal itu benar adanya, pasalnya tahun 2000, tersangka Sapar di tahan dan kakinya ditembak, setelah melakukan pembunuhan.

"Aku biasa ngamen di veteran, sebelumnya diantahan karena penganiayaan dan meninggal. Motor ini baru sempat dibongkar kunci kontaknya" ujarnya dengan nada ketus.

Kapolsek Kemuning AKP Roberth Pardamean SH menegaskan pihaknya telah mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor. Dengan motor digunakan untuk beraksi motor Yamaha Vega, BG 338 SR warna silver, serta sebuah kunci letter Y.

"Jadi pelaku Samsuri ini, merupakan pengamen, dia residivis kasus pem bunuhan tahun 2000. Dia mengulang lagi dengan mencuri motor tapi kepergok warga. Dia kita ancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun" tegas kapolsek.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi