Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : DP     Tanggal : 11 April 2018 19:02     Dibaca: 248 Pembaca

Beras Asal Muratara Dijual ke TTIC Palembang

Sekretaris Daerah Kabupaten Muratara, H Abdullah Matjik bersama Kapala Dinas Ketahanan Pangan, Titin Martini memperlihatkan beras yang akan dijual ke TTIC Palembang.

Muara Rupit, Detik Sumsel - Sebanyak 2,5 ton yang dihasilkan petani padi Desa Bukit Langkap Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dijual ke Kota Palembang, tepatnya ke Toko Tani Indonesia Centra (TTIC).

Diketahui beras yang dijual tersebut melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Budi Lestari Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya kabupaten Muratara, yang difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Muratara.

Kepala DKP Muratara, Titin Martini menjelaskan, di Kabupaten Muratara ada tiga kegiatan pemerintah pusat dalam hal Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP). Yang telah diidentifikasi atau diversifikasi oleh Tim Ketahanan Pangan Kabupaten dan Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan.

Dijelaskannya, ketiga Gapoktan yang telah diverifikasi tersebut, yakni Gapoktan Budi Lestari Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya, Gapoktan Giat Prima Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, dan Gapoktan Sido Makmur Desa Sumber Makmur Kecamatan Nibung.

"Ketiga Gapoktan tersebut masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp 160 juta yang langsung ditranfer ke rekening Gapoktan, untuk pembelian gabah atau beras sebanyak 38 ton selama tahun 2018 dan untuk operasional Gapoktan," terangnya, Rabu (11/04).

Lebih lanjut, pada Selasa (10/4) kemarin, perdana dilakukan peluncuran penjualan dan pengiriman beras sebanyak 2,5 ton ke TTIC Palembang oleh Gapoktan Budi Lestari Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya.

"Selanjutnya beberapa hari lagi akan diikuti oleh Gapoktan lainnya," ucapnya.

Pengiriman beras petani ke TTIC Palembang ini sebagaimana program pemerintah pusat berupa PUMP yang bertujuan menyerap produk pertanian, stabilitas pasokan, dan harga pangan serta efisiensi rantai tata niaga pangan.

"Diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh Gapoktan dan anggota, serta petani di sekitar serta dapat membantu rakyat yang berpenghasilan rendah," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muratara, H Abdullah Matjik mengatakan, Pemkab Muratara mengharapkan Gapoktan yang menerima bantuan dana dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya.

"Kita harap dan imbau tiga gapoktan yang mendapatkan bantuan itu dapat digunakan sebagai mana mestinya," imbaunya.

Dirinya mewakili pemerintah sangat mengharapkan usaha yang dilakukan oleh gapoktan ini dapat berkembang sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Apabila usaha ini dijalankan dengan baik, saya yakin dapat berkembang dan perekonomian masyarakat Muratara terhusus yang tergabung di gapoktan ini dapat ikut membaik," terangnya.

Abdullah Maktjik mengimbau kepada masyarakat terkhusus petani agar kembali bercocok tanam padi, mengingat harga komoditi karet dan sawit tidak stabil.

"Petani kembalilah ke sawah menanam padi karena nenek moyang kita dahulu sudah menanam padi, dengan menanam padi saya sangat yakin akan membantu ekonomi masyarakat," pesannya. (der)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi