Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 20 Mei 2017 08:37     Dibaca: 514 Pembaca

Berkah Pedestrian Sudirman bagi Barista "Jalanan"

Ifni Ardian saat menunjukkag gaya ala barista kepada para pembeli di Pedestrian Sudirman, Jumat (19/5/2017) malam.

Palembang, Detik Sumsel - Ramainya pengunjung yang mendatangi Pedestrian Sudirman untuk berwisata malam, menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha muda, Andre Wardoyo dan Ifni Ardian. Dengan bermodalkan alat-alat sederhana sekitar Rp 800 ribuan saja, mereka pun membuka stan kopi di kawasan "Malioboro"nya Palembang tersebut. 

Andre dan Ifni pun mempertontonkan aksi ala-ala Barista bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dagangan mereka.

Diungkapkan Andre, keuntungan yang mereka dapatkan bisa mencapai Rp 300 hingga 400 Ribu per malam. Keuntungan akan lebih besar didapatkan saat Sabtu malam (malam Minggu) yang diperkirakan bisa mencapai Rp 600 Ribu. 

"Malam Minggu itu kan lebih ramai mas, jadi keuntungannya kan lebih besar, beda dengan malam ini, kalau seperti malam Sabtu ini biasanya kopi hanya habis 200 hingga 300 cup dengan jumlah kopi kira-kira setengah kilogram biji kopi," ungkap Andre di lokasi Pedestrian Sudirman, Jumat (19/5/2017) malam.

Kopi yang digunakan merupakan biji kopi asal Aceh, dikenal dengan kopi Robusta, yang memang memiliki cukup digemari. "Kebetulan kami memiliki paman yang memang tinggal di Aceh, jadi kami tinggal memesan saja," ujarnya.

Sementara Ifni menambahkan, stan mereka mulai dibuka sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Ia berharap Dinas Pariwisata agar boot dan stan khusus untuk kuliner-kuliner kota Palembang di lokasi Pedestrian Sudirman dapat diperbanyak lagi. Ia  juga mengatakan, di bulan Ramadhan nanti akan menyediakan kopi gratis untuk para pengunjung Pedestrian Sudirman. 

"Penyediaan kopi gratis ini akan kami khususkan bagi para tukang ojek online yang selalu semangat mencari rejeki di bulan puasa, dan untuk pemulung, anak yatim, dan janda kita akan berikan makanan, minuman, dan kopi gratis untuk mereka di bulan puasa nanti," pungkasnya (Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi