Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Iyop DS     Tanggal : 17 April 2018 01:33     Dibaca: 5147 Pembaca

Beto Beberkan Alasannya "Menolak" Diganti

Striker Sriwijaya FC Alberto "Beto" Goncalves

Palembang, Detik Sumsel-Setelah sempat bungkam, Alberto "Beto" Goncalves akhirnya membuka suara dan memberikan penjelasan kepada fans dan suporter Sriwijaya FC. Terkait sikapnya yang dinilai kurang terpuji, saat ditarik keluar lapangan pada menit 78 dan digantikan oleh Patrich Wanggai. 

Pada pertandingan pekan keempat menghadapi Persipura Jayapura, dalam lanjutan Liga 1 2018, Sabtu (14/04) sore yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Beto membeberkan, ada beberapa hal yang menjadi alasan, mengapa dia secara spontan meluapkan kekesalan dan rasa kecewanya. Saat mengetahui dirinya akan digantikan dengan pemain lain. 

Selain tengah dalam kondisi onfire, setelah akhirnya berhasil mencetak gol perdananya di kompetisi musim ini pada menit 26'. Eks pemain Arema FC ini juga merasa, kondisi fisik dan staminanya masih kuat untuk bermain dan melanjutkan pertandingan.

“Saya dalam kondisi yang fit dan  yakin masih bisa cetak gol. Makanya saya sangat kecewa saat ditarik keluar,” ucapnya saat dihubungi, Senin (16/04).

Apalagi lanjut pemain bernomor punggung 9 ini, saat itu SFC sudah kembali berhasil menguasai jalannya pertandingan dan tengah melakukan tekanan terhadap lini pertahanan tim berjuluk Mutiara Hitam itu. Karena itulah, Beto sangat yakin dia bisa mencetak gol kedua dan membawa Laskar Wong Kito meraih kemenangan.

Itulah sebabnya, pemain naturisasi kelahiran Brazil ini merasa kesal dan mempertanyakan keputusan pelatih mengganti dirinya. Apalagi dirinya merasa, pada laga melawan mantan timnya itu. Dia tidak bermain terlalu buruk 

“Yah, itu tadi. Kekecewaannya karena saya merasa masih sanggup bermain dan bisa mencetak gol. Itu  saja,” ucapnya singkat.

Seperti diketahui, fans SFC sangat  menyayangkan sikap kurang terpuji  yang diperlihatkan oleh Beto di laga kandang terakhir, sesaat setelah namanya diumumkan sebagai pemain yang akan diganti. 

Selain langsung melayangkan protes, dengan menggerutu kepada jajaran asisten pelatih saat hendak keluar lapangan. Beto juga tidak kembali ke bench official SFC dan langsung bergegas menuju ruang ganti. Setelah melakukan tos dengan Patrich Wanggai di pinggir lapangan.

Sebagai seorang pesepakbola profesional, yang sudah berkarier di selama 19 tahun. Tidak sepantasnya dia bersikap seperti itu. Apalagi di SFC, Beto yang saat ini telah menjadi warga Palembang tersebut. Merupakan salah satu pemain bintang yang memiliki banyak penggemar. 

Oleh sebab itu, seharusnya dia bisa menjaga prilaku di dalam maupun luar lapangan dan tidak perlu bersikap berlebihan, hanya lantaran masalah sepele. Karena di dalam sepakbola, pergantian pemain merupakan sesuatu hal yang biasa.

Beruntung, jajaran asisten pelatih SFC menanggapi dengan bijak masalah tersebut dan memaklumi sikap Beto. Karena jika tidak, maka bisa saja berujung pada pemberian sanksi tertentu. 

Seperti yang diungkapkan Asisten Pelatih SFC Rasiman. Menurut dia, itu merupakan hal yang biasa dan menunjukkan bahwa Beto masih  ingin bermain dan membantu tim hingga menit akhir. 

“Tidak hanya Beto, pemain yang tidak main sama sekali dan tidak masuk line up juga pasti ada yang kecewa dan marah. Tapi mau bagaimana lagi, dalam sepakbola yang bisa bermain hanya 11 orang dari 30 pemain," terangnya.

Rasiman melanjutkan, apa yang dilakukan jajaran pelatih semuanya memiliki tujuan. Karena secara naluri, tidak hanya Beto maupun pemain lainnya dilapangan yang menginginkan kemenangan, tetapi juga mereka.

"Dengan pergantian pemain, diharapkan bisa menghasilkan impact bagi tim, setelah lawan berhasil mengimbangi skor menjadi  2-2. Jadi intinya, saya memahami kenapa Beto marah dan kecewa," tutupnya.(iyop)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi