Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 06 Juli 2018 14:27     Dibaca: 268 Pembaca

Boleh Percaya, Boleh Tidak Pelaku Bobol Rumah Kosong Ini Wakafkan Uang ke Masjid

Tiga pelaku pembobolan rumah kosong yang diringkus Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel -- Boleh percaya, boleh tidak pengakuan dari Subrowi alias Bowi (39) salah satu pelaku pembobolan rumah kosong di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin ini mengaku menyisihkan uang yang didapat dari membobol rumah diwakafkan nya di tiga masjid yang ada di Desanya.

"Demi Allah, ada tiga masjid yang saya sumbangkan masing-masing satu juta, saya masukan kedalam kotak amal duitnya. Sisanya lalu dibagi empat,"ucapnya saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel Jumat (6/7).

Lain lagi pengakuan dari Hengki (17), uang empat juta dari pembagian hasil bobol rumah digunakan nya untuk keperluan lebaran dengan dibelikan baju baru dan sisanya dibagikan sama keluarga nya.

"Waktu itu aku nak balik diajak Haris sambil memaksa untuk membobol rumah kosong. Kata Haris ado lokak rumah kosong yang nak dibobol, ini nak lebaran kito ni dak katek duet, terpaksa aku meloki ajak dia (Haris),"akunya.

Sementara itu, DK (14) remaja tamatan Sekolah Dasar ini mengakui kalau yang masuk kedalam rumah korban adalah dirinya masuk melalui jendela bagian samping setelah masuk dirinya mengacak - acak lemari lalu mengambil uang sebesar 21 juta yang ada di dalam lemari.

"Saya mau kedalam rumah setelah Haris dan Bowi membongkar jendela dengan kayu. Setelah jendela terbuka saya dipaksa masuk oleh mereka dapatlah uang 21 juta saya dapat bagian 3,2 juta. Uangnya saya poya poya kan karena waktu itu dekat hari lebaran,"katanya.

Diketahui dalam menjalankan aksi pembobolan rumah kosong di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin pada 13 Juni 2018 lalu kawanan ini berjumlah empat orang Subrowi alias Bowi, Hengki (14), DK (14), dan HR (DPO).

Modus yang digunakan kawanan ini dengan cara membobol rumah korban dalam keadaan kosong dengan merusak jendela bagian samping lalu masuk kerumah mencari barang berharga yang ada didalam rumah kosong.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara Jaya mengatakan ketiga pelaku ditangkap ditempat yang berbeda, kawanan ini berjumlah empat orang namun satu pelaku lainnya masih DPO.

"Diketahui yang jadi otak dari aksi pembobolan rumah kosong ini dua orang pelaku yang sudah dewasa sedangkan dua pelaku lainnya masih dibawah umur,"katanya.

Dari aksi pembobolan ini, korban mengalami kerugian sebesar lima puluh juta, tapi yang diakui oleh kawanan ini hanya 21 juta. Untuk ketiga pelaku polisi menjerat nya dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi