Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Maya     Tanggal : 11 Juli 2018 18:55     Dibaca: 136 Pembaca

BSN Terus Galakkan Sertifikasi Produk Makanan

Detik Sumsel/Maya - Febi Amanda, Wakil Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) wilayah Sumatera Selatan bersama pemilik Pempek Tince, Tinje Hartanu saat serah terima sertifikasi SNI, Rabu (11/07).

Palembang, Detik Sumsel - Badan Standarisasi Nasional (BSN) Wilayah Sumsel, kembali memberikan sertifikasi kepada pengusaha pempek di Palembang. Setelah sebelumnya Pempek Honey dan Pempek Rizky mengantongi sertifikasi SNI, giliran Pempek Tince yang berlokasi di Jl Tugu Mulyo No 2424, Ilir Timur Palembang, juga sudah mendapat sertifikat SNI.

Sertifikasi yang diberikan kepada Pempek Tince, selain sudah memenuhi standar yang ditentukan SNI, UMKM ini juga merupakan salah satu binaan BSN yang  bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel.

Febi Amanda Wakil Kepala Kantor Layanan Teknis Badan Standardisasi Nasional wilayah Sumatera Selatan, pada Rabu (11/07) menegaskan, untuk mendapat SNI dibutuhkan persyaratan. Pertama yang harus disiapkan legalitas atau perijinan, baik SIUP, IUP (Ijin Unit Pengolahan Produk Perikanan), Tanda Daftar/Sertifikat Merek, dan Sertifikat Kelayakan Pengolahan Produk Perikanan (SKP).

Di samping itu, proses produksi juga harus paling tidak menerapkan GMP (Good Manufacturing Practices) atau CPIB (Cara Produksi Produk Olahan Ikan yang Baik).

Ditambahkannya, untuk pengujian sampel bahan baku ikan dan pempek yang sudah jadi, dilakukan sesuai SNI. Mulai suhunya, paramater aman atau baku kandungan mikroba berbahaya, kandungan logam berat, ditambah uji organoleptik atau sensori (uji indera). Satu lagi yang paling penting adalah uji air yang digunakan sebagai bahan baku adonan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI.

Sementara itu pemilik Pempek Tince, Tinje Hartanu, sangat bersyukur karena usahanya untuk mendapatkan sertifikat SNI tidak sia-sia, dengan memberikan jaminan mutu produksi mereka.

Setelah mendapatkan sertifikat  SNI, pihaknya masih berkeinginan untuk meraih sertifijat halal dari MUI. Dengan adanya sertifikat ini, ia mengharapkan agar kuliner tradisional Palembang ini, makin digemari masyarakat, tidak hanya di Palembang dan Indonesia tapi juga mancanegara.

Pempek Tince sendiri dikenal dengan rasanya yang enak dan lembut karena memang dibuat dengan bahan baku ikan gabus segar dan berkualitas apalagi dipadu dengan cuko yang pedasnya pas. Kelezatan Pempek Tince pun sudah terbukti, tahun 2005 sudah lolos dapur Istana Kepresidenan RI dan pernah menjadi sajian resmi di acara resmi Presiden.

Dengan mengantongi SNI, makin yakin bahwa pempek buatannya selain enak, lembut  juga aman dan sehat bagi konsumen.

Pempek Tince yang mulai dirintis sejak 1998 komitmen menjaga kualitas bahan baku.

"Sejak dibina SNI oleh BSN dan Dinas tahun 2017, baik bahan baku maupun pempek yang sudah jadi semuanya sudah lolos uji laboratorium yang diakreditasikan. Selain itu, proses produksi di dapur juga dilakukan sesuai SNI, yaitu harus selalu terjaga higienis dan sanitasinya," katanya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi