Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 07 September 2017 19:02     Dibaca: 233 Pembaca

Cari kerja di Palembang, Pemuda Asal Linggau Dua Kali Ditodong

Detiksumsel/Poetra - Lias, pelaku penodongan

Palembang, Detik Sumsel - Niat hendak mencari kerja di ibu kota terpaksa tertunda bagi Idul Fitri (18). Pasalnya warga Kota Lubuklinggau ini mengalami nasib sial, lantaran menjadi korban penodongan pada, Kamis (7/9/2017) pagi.

Tak hanya sekali, pria bujangan ini pun ditodong sebanyak dua kali. Pertama, Idul memang harus kehilangan uang sebesar Rp 200 ribu setelah ditodong oleh tukang becak motor (bentor). Namun‎ di kejadian kedua, pelaku penodongan yakni Lias (35), warga Kelurahan 29 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II ini bernasib sial itu lantaran saat melancarkan aksinya, karena kebetulan ada anggota TNI lewat dan langsung memergoki aksi penodongan tersebut sebelum akhirnya langsung dibawa ke Mapolresta Palembang.

Di hadapan petugas, Idul Fitri menceritakan, kejadian yang dialaminya bermula saat ia baru tiba dari Lubuk Linggau di kawasan Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), pada Kamis (7/9/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Baru saja tiba, ia langsung ditodong oleh ‎pengendara becak motor (bentor) yang ada di kawasan tersebut.

"Saya ini baru pertama kali ke Palembang pak, tukang bentor itu mengambil uang saya Rp 200 ribu, dia menggeledah tas saya. Tapi saya tidak diapa-apakan. Setelah itu, saya langsung mencari masjid tak jauh dari kawasan tersebut untuk beristirahat," katanya.

Usai beristirahat, lanjut Idul Fitri, dirinya berencana melanjutkan petualangannya di kota Palembang untuk mencari kerja. Namun sial, baru keluar dari masjid ia lantas bertemu dengan pelaku Lias, serta langsung menodongkan sebilah pisau kepadanya. Tak hanya itu, Idul pun dipaksa untuk meminum minuman keras (miras) yang memang dibawa oleh Lias.

"Saya ditodong pisau, tas saya diambil. Saya diajak minum-minuman keras, Saya ditahannya pak. Tapi saya berpura-pura buang air kecil, jadi saya langsung melarikan diri dan melapor kepada pak Tentara yang melintas. Trauma juga, dua kali saya ditodong," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK melalui KA SPK Ipda Dennie membenarkan, adanya laporan korban serta langsung diamankannya pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan oleh anggota TNI.

"Pelaku penodongan hingga kini masih diambil keterangannya. Bersama pelaku turut kita amankan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis pisau. Pelaku akan kita jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara," pungkasnya. (Vot)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi