Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 06 Maret 2018 20:24     Dibaca: 351 Pembaca

Catut Nama Kepala Bappeda, Kades Tertipu Jutaan Rupiah

Kepala Bappeda Empat Lawang, Yulius Sugiantara menunjukkan foto bukti transfer uang korban kepada pelaku, Selasa (06/06)

Tebing Tinggi, Detik Sumsel-Naas dialami salah seorang kades di Kabupaten Empat Lawang. Dia menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan Kepala Bappeda Empat Lawang.  Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesat Rp 4 Juta.

Dikatakan kades yang ingin namanya dirahasiakan ini, peristiwa itu bermula saat dirinya sedang berada di rumah, Senin (5/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba dirinya dihubungi nomor yang tidak dikenal, mengatasnamakan Kepala Bappeda Empat Lawang, Yulius Sugiantara dan memberitahukan bahwa desanya akan mendapatkan dana hubah dari provinsi, untuk pembangunan kantor desa sebesar Rp 400 Juta.

"Awalnya saya ragu, tapi apa yang dibicarakannya membuat saya yakin. Apalagi saat pelaku ngomong akan menemui pak sekda," ujarnya, Selasa (06/03).

Selanjutnya, pelaku meminta agar dirinya menyiapkan fotocopy SK kades dan dibawa ke kabupaten. Kemudia meminta sejumlah uang untuk, dengan dalih agar  administrasinya dapat secepatnya dimasukkan untuk pembangunan 2018.

"Pelaku meminta 2 persen dari 400 juta untuk administrasi, totalnya delapan juta. Karena tidak punya uang, pelaku hanya meminta 4 juta sedangkan sisanya ditutupi Bappeda. Sudah terlanjur saya tranafer 4 juta," katanya

Ditambahkanya, dirinya menyadari kalau penipuan saat mendatangi kantor Bappeda Empat Lawang dan terkuak kalau itu penipuan.

"Saat saya datang ke Bappeda, ketemu pak aekretaris dan baru terkuak ini kasus penipuan. Saya harap ini jadi pelajaran agar kepala desa lain tidak tertipu juga," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Empat Lawang, Yulius Sugiantara mengaku sangat dirugikan dengan kasus penipuan tersebut yang menyeret namanya.

"Ini kasus pencatutan nama, pencemaran nama baik dengan meminta uang mengatasnamakan saya," cetusnya.

Tambahnya, dirinya sudah menyarankan Kades untuk mendatangi Bank dan meminta untuk memblokir ATM pelaku.

"Waktu meminta uang, pelaku ini menyuruh kades mengirim uang ke rekening Kabag Keuangan Provinsi atas nama Maruya. Saat saya cek tidak ada dan ini murni penipuan," uangkapnya

Selanjutnya, pihaknya selaku ASN sudah melaporkan hal tersebut kepada atasan.

"Kalau korban melapor ke polisi saya siap mendampingi, tapi yang jelas saya sudah melapor kepada Pak bupati," tukasnya (cha)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi