Diposting oleh : Deddy Gusrizal     Tanggal : 25 Agustus 2017 17:20     Dibaca: 157 Pembaca

Dana KUR Ampera Berkah di Bagikan Secara Tunai

Saat pembagian KUR di Kantor AMPERA Berkah

PAGARALAM, Detik Sumsel – Dahaga panjang penantian masyarakat Pagaralam akan penyalurahan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), akhirnya terjawab tuntas. Komisaris sekaligus Ketua Aliansi Pelaku Ekonomi Kerakyatan (AMPERA) Berkah, Ludi Oliansyah ST, hari ini (25/8) secara langsung menyalurkan dana KUR kepada masyarakat yang telah lulus berbagai tahapan administrasi.

Pantauan detiksumsel.com, penyaluran dana KUR secara simbolis di Kantor AMPERA Berkah. Di tahap penyaluran perdana ini sedikitnya ada 6 masyarakat selaku pelaku usaha yang telah lolos berbagai tahapan seleksi, baik itu persyaratan, administrasi dan hasil survei, telah menerima secara langsung dana tunai dari Komisaris AMPERA Berkah, Ludi Oliansyah, agar dipergunakan sebagaimana peruntukkannya.

“Mungkin inilah momen yang ditunggu-tunggu. Selama ini asekah ade asekah dide dana KUR itu disalurkan, sehingga masyarakat sudah banyak yang bertanya. Hari ini saya membuktikan kepada masyarakat bahwa niat yang tulus dari himpunan AMPERA Berkah khusus Kota Pagaralam, untuk membangun ekonomi kerakyatan melalui dana pinjaman tanpa agunan,” terang Ludi.

Dalam penyaluran dana KUR ini tambah Ludi, memang ada sistem yang mengaturnya, karena jaminan ini untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan, sehingga kerangkanya sudah sangat jelas dan diketahui oleh masyarakat pelaku usaha, selaku peminjam.

“Harapan saya, dana KUR ini dapat dimanfaatkan lagi semaksimal mungkin, sehingga hasilnya bisa membawa manfaat. Pelaku usaha yang pertamakali menerima dana KUR mudah-mudahan setelah ini muncul lagi masyarakat, yang inshaa allah bertanggungjawab penuh dengan bantun KUR,” tegasnya.

Menurut Ludi, penyaluran dana KUR merupakan hal terbaik untuk Kota Pagaralam, mengingat penyaluran dana KUR dengan program pemberdayaan hanya ada di Provinsi Sumatera Selatan di antaranya Kota Pagaralam.

“Khusus di wilayah Provinsi Sumsel, penyaluran dana KUR hanya ada di Pagaralam, Kota Palembang, Kabupaten Banyu Asin dan Kota Lubuklinggau. Bahkan belum lama ini, tim dari Kota Lubuklinggau telah melakukan studi banding di Pagaralam,” sebutnya.

Lebih lanjut Ludi mengimbau masyarakat Pagar Alam bisa bersyukur, karena untuk percontohan penyaluran dana KUR ada di Pagaralam. Segala sesuatunya dituangkan di sini, termasuk soal pengembangan-pengembangan KUR lainnya.

“Dalam penyaluran program KUR, kita ingin bersama-sama mendidik masyarakat untuk dapat menabung, mengajak disiplin bagaimana mengangsur pinjaman tepat waktu. Selanjutnya angsuran itu dikasih waktu 6 bulan untuk pelaku usaha berusaha. Jadi, masuk bulan ke-7 baru mulai mengangsur,” jelasnya.

Masih kata Ludi, jika pemotongan itu hanya dilakukan untuk biaya administrasi senilai Rp500 ribu, yang sudah termasuk ke dalam asuransi, platform dan lain-lain. Sedangkan Rp75 ribu itu untuk pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Kita mengimbau kepada pelaku usaha, manfaatkanlah pinjaman lunak dengan bunga yang sangat ringan dan tanpa agunan secara baik. Semoga pinjaman dana KUR dari AMPERA Berkah ini inshaa allah bermanfaat, dan nantinya menjadi Berkah bagi kita semua,” harapnya. (gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi