Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh :     Tanggal : 24 Mei 2017 09:08     Dibaca: 1199 Pembaca

Deretan ancaman kesehatan mengintai mereka yang berorientasi seksual sesama jenis

Foto:net

Palembang, DetikSumsel- Berita penggerebekan sejumlah pria penyuka sesama jenis atau gay yang baru saja terjadi sangat menyedot perhatian masyarakat. Pasalnya, jumlah orang yang ikut terjaring bukan lagi satuan ataupun belasan, melainkan ratusan.

Kenyataan ini membuka mata masyarakat bahwa LGBT benar-benar ada. Mereka tentunya tidak patut dikucilkan. Namun faktanya, di balik orientasi seksual ini tersembunyi berbagai ancaman kesehatan yang jauh lebih besar dan berbahaya dibandingkan dengan hubungan seksual lawan jenis. Seperti yang dikutip klikdokter.com- ini beberapa ancaman kesehatan bagi mereka yang berhubungan sesama jenis :

Human Immunodeficiency Virus (HIV)

HIV merupakan salah satu jenis virus yang banyak ditakut oleh semua orang. Virus ini memang mampu menjadi pintu masuk dan mengundang berbagai infeksi lanjutan yang mengancam nyawa.

Kenyataannya, data di Indonesia dan dunia menunjukkan bahwa lebih dari setengah penderita HIV berasal dari kelompok penyuka sesama jenis. Angka ini terus-menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan menjadi bom waktu bagi kesehatan penduduk Indonesia.

Sifilis

Sejalan dengan HIV, angka kejadian sifilis pun ikut menanjak pada orang yang berhubungan dengan sesama jenis. Dari 9% di tahun 2011 menjadi 11.3% pada tahun 2013. Mengapa sifilis mudah menular pada penyuka sesama jenis?

Seks anal yang banyak dilakukan pada pasangan sesama jenis adalah kuncinya. Pada seks anal, mudah sekali terjadi pergesekan yang menyebabkan luka. Luka ini menjadi pintu masuk berbagai kuman dan bakteri, termasuk Treponema pallidum, sang biang kerok sifilis.

Permasalahannya adalah sifilis dapat berdiam diri di dalam tubuh seseorang tanpa orang tersebut menyadarinya. Seperti bola panas yang bergulir dari orang ke orang secara diam-diam. Bila sudah terkena sifilis, risiko orang tersebut untuk tertular HIV jadi jauh lebih tinggi.

Hepatitis B

Hubungan sesama jenis tidak lepas dari intaian virus mematikan ini. Tak semua orang tahu bahwa hepatitis B sebenarnya jauh lebih sulit disembuhkan dari HIV.

Virus yang menyerang hati ini turut ditularkan melalui darah dan cairan sesksual ketika seseorang berhubungan dengan sesama jenis. Bila terus berlanjut, virus hepatitis B akan menghancurkan hati, menyebabkan gagal hati, koma, hingga berujung pada kematian.

Gonore

Gonore atau kencing nanah turut menduduki jajaran penyakit yang mengancam di balik hubungan sesama jenis.

Jangan salah, walaupun pengobatannya tersedia di fasilitas kesehatan, infeksi berulang penyakit ini dapat merusak saluran reproduksi pria, menyebabkan infeksi pada testis dan pada sebagian kasus, kemandulan bahkan ancaman kehilangan nyawa.

Gangguan psikiatri dan depresi

Tak dimungkiri, penyuka sesama jenis masih mendapatkan diskriminasi dan dianggap sebagai noda hitam di tengah masyarakat, terutama di Indonesia. Hal tersebut tentu menjadi ancaman tersendiri bagi kesehatan jiwa mereka.

Bila sudah tersudutkan dari masyarakat sekitarnya, bukan tidak mungkin depresilah yang jadi ancamannya. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang bunuh diri akibat tekanan sosial.

Menilik banyaknya ancaman di balik hubungan sesama jenis, ada baiknya Anda lebih peduli pada diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Tidak perlu malu atau takut untuk berkonsultasi terkait orientasi seksual Anda. Justru yang harus dihindari adalah berbagai konsekuensi kesehatan yang bersembunyi. Saatnya untuk peduli, mulai saat ini. (Nisa/net)

 

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi