Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Dodi Chandra     Tanggal : 14 Januari 2018 15:39     Dibaca: 99 Pembaca

Desa Kota Baru Diteror Beruang

Foto ilustrasi

Musirawas, Detiksumsel - Warga SP7 Desa Kota Baru Kecamatan BTS Ulu, dibuat resah dengan segerombolan beruang. Hewan buas ini menjadi teror bagi warga lantaran saat ini sudah masuk ke desa dan memakan hewan ternak. 

"Warga Kota Baru sudah resah oleh segerombolan beruang yang memakan hewan ternak warga, saya berharap instansi terkait dapat mengambil tindakan,"jelas Marzuki, Sekcam BTS Ulu, Sabtu (14/1/2018).

Menurut dia, teror segerombolan beruang sudah terjadi sebulan terakhir. Hewan ternak yang dimakan beruang yakni kambing dan ayam.

"Beruang adalah hewan lindungi dan berbahaya bagi manusia, makanya kami harapkan adanya tindakan,"ungkapnya.

Terpisah, Kades Kota Baru Arifin menyampaikan, akibat diserang beruang, sudah tiga ekor kambing dan puluhan ekor ayam hilang. Selain itu, buah nangka milik warga yang ada dipekarang juga dimakan beruang.

"Teror gerombolan beruang, sudah terjadi sebulan terakhir. Untuk mengantisipasi serangan beruang, sekarang warga melakukan ronda malam dengan membawa peralatan seperti parang, dodos. Kami juga sudah melaporkan ke camat, Polsek BTS Ulu,"ungkapnya.

Lanjut dia, beberapa warga sudah melihat gerombolan beruang, bahkan beruang tersebut sudah pernah dikejar warga. Gerombolan beruang kabur masuk ke dalam hutan.

"Kalau sarangnya saya tidak tahu, kemungkinan beruang tersebut berasal dari wilayah Sungai Keruh dan Pering,"ceritanya.

Dirinya berharap, pihak terkait segera mengambil tindakan, sebelum ada korban jiwa akibat serangan beruang."Kami sekarang mempersenjatai diri dengan senjata tajam, petani tidak berani lagi kekebun sebab takut dimangsa beruang,"pungkasnya.

Terpisah, Seksi Konservasi Wilayah II Balai KSDA Sumsel, Wahid Nurrudin menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Desa (Sekdes) Kota Baru. Informasinya dua kaming sudah dimakan beruang.

"Kami akan berkoordinasi dengan Satgas penanganan Konflik Manusia dan Hewan, untuk datang ke lokasi,"ujarnya.

Lanjut dia, atas kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas di hutan, dan jangan sendirian didalam hutan.

"Kalau ke hutan jangan sendirian, lebih baik bersama-sama warga lainnya,"pungkasnya.(awa)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi