Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 12 Juni 2018 19:23     Dibaca: 267 Pembaca

Dianiaya Tiga Saudara Minta Keadilan kepada Polisi

Istimewa

Palembang, Detik Sumsel -- Viral oknum honorer Pemkot Palembang pukuli perempuan yang sedang hamil. Tiga saudara Sherly (31), Eka(28), Rina(21) mencurahankan hatinya mengenai peristiwa yang pemukulan yang terjadi ditempat Parkir Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. 

Tiga saudara menceritakan bahwa mereka adalah korban tindakan kekerasan yang dilakukan oleh AN yang merupakan pegawai Honorer DiBidang Pajak Daerah Lainnya.

Kronologisnya AN yang sedang mengendarai mobil tiba-tiba mundur dan Sherly saat itu sedang mengendarai mobil yang tepat dibelakang mobilnya terkejut karena tiba-tiba saja mundur dan spontan Sherly pun membunyikan klakson mobil berulang, merasa tidak senang AN membuka kaca jendela sambil berbicara tidak sopan kepada Sherly, adik ipar Sherly (Eka) merasa tidak senang dengan perlakuan honorer pemilik kendaraan BG 1311 QD tersebut.

Maka Eka spontan melemparkan tisue bekas kearah AN, lalu Sherly sengaja memotong mobil yang dikendarai oleh AN untuk menghindari kecekcokan antara mereka, maka dengan emosi AN pun mengejar mobil yang dikendarai oleh Sherly, kemudian AN turun dan meludahi wajah Eka, lalu terjadilah perang mulut diantara mereka AN yang masih mengenakan seragam putih Pemerintah kota langsung meninju wajah Eka yang keadaan nya sedang hamil, lalu dibela oleh adik kandung Eka (Rina), lalu Rina pun menjadi korban keberutalan Honorer tersebut.

"Kepala aku benjol lecet-lecet karena digoco dan dibentur-benturkan keaspal,". Nada kesalnya Rina.

Lalu Rina pun melaporkan Kronologisnya tersebut kepada pihak yang berwajib, Karina bersama saudara nya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukarame Palembang Pada Hari Rabu 06/06/2018.

Setelah jelang beberapa hari setelah kejadian AN pun mendapatkan panggilan dari pihak kepolisian, namun sayangnya polisi melepaskan AN begitu saja, terdengar oleh keluarga Rina kalau AN itu ada keterkaitan hubungan persaudaraan dengan petinggi pemerintah kota Palembang dan petinggi kepolisian maka AN pun dibebaskan.

Rina beserta keluarga merasa tidak adanya keadilan, oleh Karena itu Rina beserta keluarga juga meminta agar ditegakkan seadil-adilnya, izinkan saya mengadu dan berbicara apa adanya tentang kekerasan yang terjadi, Katanya.(oji) 

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi