Selamat Hari Pers Nasional 2018
Sukseskan 48 Pilkades Serentak di Kabupaten Banyuasin menggunakan e-Voting
Diposting oleh : Amin     Tanggal : 06 Oktober 2017 16:32     Dibaca: 722 Pembaca

Diduga Keracunan Asap Genset, Satu Keluarga Tewas Mengenaskan

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Ali Rojikin (Baju Batik) saat berada di lokasi kejadian bersama anggotanya. Jumat (06/10).

Lubuklinggau, Detik Sumsel-Warga RT 01 Kelurahan Tapak Lebar, Kota Lubuklinggau mendadak gempar. Satu keluarga yang terdiri dari Chandra (39), Eliza Haryani (38), M Fahri Nizarullah Lisandra (10) dam M Afif Wahyu Ramadhan (3), ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya. Diduga korban sekeluarga meninggal akibat keracunan asap genset.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin menyebutkan, mulanya piket Reskrim mendapatkan informasi bahwa di Rt. 01 Kelurahan Tapak Lebar, ada satu keluarga meninggal dunia.

"Pada Kamis, (05/10) sekira pukul 18.30 WIB lampu padam. Tetangga korban bernama Rosita melihat Candra berada di teras kemudian memasukkan mobilnya ke dalam garasi dan kemudian menyalakan genset," kata AKP Ali.

Lalu, pada Jumat (06/10) sekira pukul 07. 00 WIB saksi Bambang Heriyanto yang merupakan adik korban Eliza Haryani, datang kerumah korban. Saat itu Bambang mengetuk pintu dan kaca jendela namun tidak ada jawaban. Merasa curiga, Bambang lalu mencongkel jendela depan menggunakan linggis dan kemudian masuk kedalam rumah.

Saat itulah saksi melihat tubuh korban M Fahri Nizarulla tertelungkup di ruang tamu dengan hidung mengeluarkan busa/ cairan dan sekitar tubuh korban banyak muntah.

"Didekat M Fahri Nizarullah Lisanda terdapat tubuh saudara Candra dengan posisi terungkup dan mulut mengeluarkan darah. Di dekat tubuhnya banyak muntah. Kemudian saksi beranjak ke kamar belakang, dia melihat M Afif Wahyu Ramadhan berada diatas kasur dan masih hidup sehingga saksi berinisiatif  meminta tolong warga untuk membawa korban ke RS. Sobirin. Tapi dia akhirnya meninggal dunia di RS," papar Bambang.

Kemudian di dapur saksi melihat korban Eliza Haryani tertelungkup dengan posisi kepala di dekat kulkas dan kaki dekat genset, dalam keadaan meninggal. Di sekitar tubuhnya banyak muntah, lalu Bambang membalikkan tubuh korban.

"Saudara Bambang sempat melihat tubuh korban, apakah ada tanda tanda kekerasan atau tidak ternyata tidak ada," jelasnya.

Saat ini, jasad ke empat korban sudah di evakuasi dan dibawa kerumah keluarganya dan pihak kepolisian sudah menyita barang bukti berupa genset YAMAWA STAR  type YMW3600XE warna hitam kuning, bahan bakar sudah habis namun kabel masih terhubung dengan listrik ( piting listrik) dan Muntahan korban.

"Korban meningal dunia diduga akibat menghirup carbon monoksida (CO) dari asap genset dan jenazah keempat korban telah diserahkan kepada keluarganya," pungkasnya.(ffa)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi