Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Andi Ardian     Tanggal : 20 Agustus 2017 14:28     Dibaca: 764 Pembaca

Diguyur Hujan Semalaman, Tanjung Enim Terendam

Guyuran hujan ancam 1 Desa dan 1 Kelurahan di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim terendam.

Muara Enim, Detik Sumsel - Akibat guyuran hujan semalaman menyebabkan meluapnya air sungai enim. Setidaknya, puluhan rumah warga di Desa Lingga dan Talang Gabus, Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim nyaris terendam air, dengan ketinggian sekitar 10 centi meter pada Sabtu pagi (19/8).

Dari pantauan dilapangan, kondisi luapan sungai enim sudah cukup besar. Untungnya, air sungai enim yang meluap tidak begitu lama sehingga air segera turun. Namun, tim Rescue dan BPBD sudah turun kelokasi untuk memantau dan sudah membawa perahu karet.

Camat Lawang kidul, Drs Rahmat Noviar mengatakan pihaknya telah melaporkan keadaan ini. Memang daerah ini, jika air sungai enim meluap menjadi langangan banjir. Dan berdasarkan laporan pihak BPBD dan tim rescue dari PT Bukit Asam (Persero) Tbk sudah kelokasi.

"Ya sekitar jam 5 subuh tadi air naik sampai ke jalan di talang gabus, Pondok pesantren salapiah.
tim bencana dari PT BA dan BPBD Muara Enim sudah siaga.
Syukur, sekarang air sudah turun," ujar Noviar, Minggu (20/8).

Seorang warga, Birong (28), mengatakan banjir di mulai subuh hingga pagi tadi, karena air sungai enim sudah sangat besar dan tinggi. Apalagi, hujan yang mengguyur semalaman membuat sungai enim meluap,"

"Dak berenti ujan semalaman, jadi air dari sungai enim meluap, lah naik sampai ke rumah warga air nyo," ujar Birong.

Sedangkan, dikarenakan lokasi rawan banjir warga talang gabus sudah membiasakan tradisi saling mengingatkan satu sama lain, bahkan selalu di umumkan dimasjid agar masyarakat siap siaga.

"Ini kami lakukan setiap ada kejadian banjir di Talang Gabus. Apalagi, sungai enim meluap seperti sekarang," tutur Isrok Nawawi Salah warga Talang Gabus. 

"Ada sekitar 20 rumah terendam banjir. Air mulai meluap sekitar pukul 06.00 WIB. Tapi, biasanya kalau air meluapnya pagi hari tidak akan naik lagi, kalau meluapnya malam hari bisa lebih besar lagi. Bahkan diperkirakan sampai seratus rumah terendam seperti banjir sebelumnya," bebernya.

Asistent manager Fire Rescue PT BA Sofyan Asori mengatakan, pihaknya sudah standby dilokasi sejak pukul 06.30 dengan 32 personil lengkap dengan peralatan dan kelengakapan penyelamatan, keadiran pihaknya untuk membantu mengevakuasi warga  dan memantau perkembangan debit air sungai enim yang mengancam rumah warga.

Ia juga menjelaskan, setiap ada bencana baik kebakaran maupun banjir pihaknya dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Muara Enim siap  membantu.(ndi)

 

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi