Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 27 September 2016 04:18     Dibaca: 277 Pembaca

Dihajar Kawanan Begal, Andika Tersungkur Diparit

BANYUASIN,Detiksumsel-Iwandika (20) bin Ruslan warga Jalan kerio senen Rt 04/01 Desa Tanjung menang darat Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel harus kehilangan sepeda motor kesayangannya akibat dibegal oleh dua orang yang tidak dikenal.

Kondisi ini menunjukan aksi begal makin merajalela di wilayah hukum Polres Banyuasin,mengingat aksi yang sama juga terjadi di beberapa wilayah seperti Betung,Suaktapeh, Talang Kelapa dan tempat lainnya.

Sehingga Polres Banyuasin diminta untuk lebih serius dalam menekan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat tersebut.

Dari informasi yang di himpun, aksi begal ini terjadi pada Minggu (25/9/2016) pukul 23.00 WIB saat Iwandika pulang dari mengantar pacarnya dari menonton acara pernikahan di Desanya, Desa Tanjung menang Kecamatan Banyuasin III menuju Lingkungan XI Karang petai Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Di dalam perjalanan tiba-tiba ada dua orang pemuda menghadang sepeda motornya dan langsung memukul kepalanya dengan dua batang kayu ukuran 55, akibat dari kejadian tersebut Andika mengalami luka dibagian kepala, Telinga, dan lebam di muka serta tersungkur ke parit.

Beruntung pagi harinya Andika ditemukan oleh Warga Desa Tanjung menang yang hendak menyadap karet, dan langsung Iwandika dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kemudian peritiwa penodongan yang dilakukan oleh dua orang tidak dikenal tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Pangkalan balai.

"Anak saya ini semalam baru selesai menyaksikan acara hiburan di Desa kami bersama pacarnya, mengingat hari sudah larut malam maka anak saya hendak mengantar pacarnya pulang kerumahnya di Lingkungan XI Karang petai Kelurahan Pangkalan balai, saat dia pulang ke Desa Tanjung menang anak saya diantara perbatasan Desa di berhentikan oleh dua orang tidak dikenal menggunakan kayu dan langsung memukul"Ucap Ruslan (50) Ayah Korban saat dibincangi, Senin. 26/09/16.

Dikatannya,anaknya diketahui telah menjadi korban penodongan saat ada warga yang hendak pergi ke kebun. "Sebenarnya mulai pukul 01:00 wib dini hari dia saya tunggu, sebab setelah dia mengantar pacarnya dia belum juga pulang, namun pagi-pagi saat saya hendak bekerja, tetangga saya mengabarkan kalau anak saya telah menjadi korban begal dengan luka lebam di wajah dan kepala, mendengar kabar tersebut anak saya langsung saja kami temui dan kami bawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan"ujarnya.
 

Masih kata dia, selain membawa anaknya ke Rumah Sakit, dirinya langsung mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan balai. "Saya berharap, pelaku segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya karena pelaku sudah melukai anak saya dan hampir nyawa anak saya melayang"harapnya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP, Rahmat Purboyo SIK, melalui Kapolsek Pangkalan balai AKP. Andri Noviansyah Skom, membenarkan bahwa diwilayah hukumnya telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

"Ya tadi sore sekiranya pukul 15:00 wib, ayah dari korban telah melaporkan aksi begal yang menimpa anaknya, sesuai dengan LP/B-54/IX/2016/Sumsel/Res. Ba/Sek. Pangkalan balai"Ucapnya.

Ditambahkannya, dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. "Korban saat itu menggunakan sepeda motor Revo Fit dengan Nopol BG. 2354 JAK, diperkirakan kerugian yang diderita oleh korban Rp. 10. Juta rupiah,"ujarnya.

Andri menambahkan, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. "Kita usahakan akan segera tertangkap, bila tertangkap akan kita kenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan dengan anacaman penjara diatas 5 tahu penjara, selain itu anggota kita sudah melakukan olah TKP untuk bahan penyelidikan, mereka mendapatkan dua buah kayu yang dibuang pelaku untuk melumpuhkan korban, serta sepasang sandal korban."Tandasnya. (Faz)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi