Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Firwanto M Isa     Tanggal : 14 Desember 2017 16:03     Dibaca: 350 Pembaca

Dinkes Sumsel Klaim Sumsel Bebas Wabah Difteri

Kepala DinkesĀ  Sumsel. Dr. Hj. Lesty Nur'ainy saat memberikan keterangan kepada awak media


Palembang, Detik Sumsel - 
Soal Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah Defteri di beberapa negara berkembang, termasuk di Indonesia. KLB Difteri adalah ditemukannya minimal satu kasus Difteri klinis di suatu wilayah Kabupaten/Kota.

Kepala Dinkes  Sumsel. Dr. Hj. Lesty Nur'ainy mengklaim bahwa wabah defteri di sumsel tidak ada atau nihil

"Untuk di Sumsel sendiri virus Difteri ini nihil dalam artian Sumatera Selatan tidak ada laporan yang terkena virus Difteri ini," ungkapnya kamis, (14/12) di ruang kerjanya dinas kesehatanan Sumsel

Lebih lanjut, Lesti menjelaskan bahwa difteri ini merupakan salah satu penyakit yang sangat menular dan disebabkan oleh kuman Corynebacterium Diptherie yang menyerang faring, laring atau tonsil.

"Difteri ini menimbulkan gejala tanda berupa demam kurang lebih 38% C, dan munculnya pseudomembran ditenggorokan yang berwarna putih keabu - abuan dan tak mudah lepas serta mudah berdarah," Jelasnya

Bagi siapapun, lanjutnya yang terkena penyakit ini akan mengalami sakit ketika waktu menelan, serta leher membengkak seperti leaher sapi (Bullneck) akibat pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Selain itu terjadi pula sesak nafas disertai suara mendengkur (Stridor)

"Bakteri penyebab Difteri ini mengeluarkan toxin (racun) yang mengakibatkan komplikasi berupa miokarditis (peradangan dinding jantung), kelumpuhan susunan syaraf tepi dan pusat, serta gagal ginjal. Kematian dapat terjadi karena penyumbatan saluran nafas, akibat lapisan tebal di tenggorokan," Pungkasnya (fir)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi