Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 23 September 2017 14:08     Dibaca: 250 Pembaca

Disdik OKU Kekurangan Puluhan Tenaga Pengawas Sekolah

Kadisdik OKU Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi SE MT M.Si

Baturaja, Detik Sumsel - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), saat ini kekurangan jumlah pengawas sekolah, baik di tingkat SD dan SMP, padahal, peran pengawas sangat penting bagi sekolah untuk membantu menjalankan manajemen sekolah secara optimal, tidak hanya secara akademik, tetapi juga manajerial. 

Kadisdik OKU Dr. Drs. H. Achmad TArmizi SE MT M.Si mengatakan, secara aturan berdasarkan Permen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) no. 21 tahun 2010 pasal 6 dimana sasaran pengawas sekolah yaitu untuk TK/SD satu orang pengawas paling sedikit membina 10 satuan pendidikan dan dan/atau orang pengawas paling sedikit membina 60 guru mata pelajaran.

Sedangkan untuk Pengawas Tngkat SMP/ MA lanjut Tarmizi, satu orang pemgawas paling sedikit membina 7 satuan pendidikan dan atau 40 orang gutu mata pelajaran. 

“Untuk di OKU sendiri Tenaga pengawas TK/SD saat ini berjumlah 34 orang dengan jumlah sekolah TK/SD 244 sekolah dan jumlah guru TK/SD 3.170 orang. Sedangkan untuk kebutuhan pengawas satuan pendidik TK/SD membutuhkan 24 orang dan untuk pengawas mapel TK/SD membutuhkan 52 orang. Jadi saat ini pengawas SD hanya berjumlah 34 orang, untuk mencukupi kuotanya idealnya yang mencapai 76 orang, untuk pengawas TK/SD kita kekurangan atau harus menambah 42 orang,” jelas Tarmizi yang dibincangi portal ini via seluler, Sabtu (23/9).

Selain itu Tarmizi menambahkan untuk kebutuhan pengawas satuan pendidik SMP membutuhkan 8 orang dan untuk pengawas mapel SMP membutuhkan 41 orang.

"Jadi saat ini pengawas SMP hanya berjumlah 22 orang, untuk mencukupi kuotanya yang mencapai 49 orang, untuk pengawas SMP harus menambah 27 orang,”jelasnya.

Tapi meskipun begitu untuk di OKU sendiri pengawas sekolah masih bisa diatasi.

"Jumlah pengawas saat ini dirasakan masih bisa tercukupi. Karena di permen tesebut menyebutkan pengawas sekolah yaitu untuk TK/SD paling sedikit 10 satuan pendidikan dan/atau 60 guru, dan untuk SMP /MA paling sedikit 7 satuan pendidikan dan/atau 40 guru mata pelajaran (mapel). Jadi bisa satu orang pengawas sekolah memiliki tugas mengawasi 10 sekolah atau 60 orang guru, begitu juga untuk SMP,” ujarnya.  

Mantan Asisten III Setda OKU ini menambahkan tugasnya pengawas meliputi tiga bagian.

Pertama, melakukan pembinaan pengembangan kualitas sekolah, kinerja kepala sekolah, kinerja guru, dan kinerja seluruh staf sekolah. Kedua, melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. Ketiga, melakukan penilaian terhadap proses dan hasil program pengembangan sekolah secara kolaboratif dengan stakeholder sekolah. Tarmzi juga meminta kepada pengawas sekolah agar memiliki sikap inovatif, kreatif serta percaya diri menjalankan tugas dan fungsinya membimbing sekolah.

Hal ini penting untuk menghilangkan kesan bahwa seorang pengawas sekolah adalah orang-orang yang “diparkir”.

"Pengawas sekolah adalah motor penggerak hingga sekolah punya kemampuan dalam melaksanakan pendidikan dan pengajaran, hilangkan pemikiran kalau pengawas sekolah adalah orang yang ‘diparkir’." Tandasnya. (fei).

 

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi