Diposting oleh : Efen Permata     Tanggal : 13 Oktober 2017 17:11     Dibaca: 76 Pembaca

DPD NasDem Lakukan Verifikasi, Ini Penjelasan KPU Kota Palembang

Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang, H Abdul Rozak melakukan pendaftaran verifikasi partai ke KPU Kota Palembang.

Palembang, Detik Sumsel - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, membuka pendaftaran partai politik (parpol) yang akan menjadi peserta Pemilu 2019.

Ketua KPU Kota Palembang, Syarifudin mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang penyelenggaraan Pemilu, setiap partai politik wajib mendaftarkan diri dan menjalani verifikasi oleh KPU baik di tingkat pusat maupun kabupaten dan kota.

"Semua parpol wajib mengikuti verifikasi, agar dapat peserta Pemilu 2019. Termasuk partai politik yang pernah menjadi peserta tahun 2014," jelasnya.

Lebih lanjut, pendaftaran parpol harus dilakukan terlebih dahulu oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai ke KPU RI, selanjutnya baru yang di daerah ke KPU kabupaten dan kota.

"Untuk parpol yang sudah mendaftar di KPU Pusat, pasti tercatat pada sistem informasi parpol atau yang biasa kita sebut sipol," terangnya.

Masih dikatakannya, DPC parpol tingkat kabupaten-kota harus melakukan kordinasi dengan DPP.

"Sudah ada tiga parpol yang mendaftar, Perindo, PDIP, dan tadi baru saja NasDem. PDIP dan NasDem harus melengkapi kekurangan dokumen dan untuk Perindo sudah dilengkapi kekurangan dokumennya, batas waktu pendaftaran sampai tanggal 16 Oktober pukul 24.00," jelasnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Ketua DPD Partai NasDem Kota Palembang, H Abdul Rozak mengatakan, Partai NasDem secara nasional melakukan pendaftaran serentak.

"Ini sesuai intruksi dari pusat, saat ini NasDem Kota Palembang telah mengumpulkan 8.000 anggota yang masuk ke sistem KPU Kota berjumlah 6000," jelasnya.

Lebih lanjut, pengumpulan Kartu Tanda Anggota telah dilakukan DPD NasDem sejak satu tahun yang lalu, yang telah dibimbing DPP NasDem.

"Mungkin ada perbaikan dokumen, biasanya tentang keanggotaan dan KTP. Mungkin pada saat masuk masih menggunakan KTP biasa bukan e-KTP," ujarnya. (Pen)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi