Situs Berita Detik Sumsel
Redaksi Detiksumsel.com
Diposting oleh : Red     Tanggal : 14 Januari 2018 19:28     Dibaca: 2568 Pembaca

DPP Berhentikan Ketua dan Sekretaris DPD Hanura Sumsel

Ketum Hanura, Oesman Sapta menyerahkan SK kepada Plt Ketua DPD Hanura Sumsel, Hendri Zainuddin

Palembang, DetikSumsel- DPP Hanura secara mengejutkan memberhentikan ketua dan sekretaris DPD Hanura Sumsel. Hal ini tertuang dalam SK yang beredar nomor: SKEP/355/DPP-Hanura/I/2018 tertanggal 14 Januari.

Dalam SK yang tertanda ketum Hanura, Oesman Sapta dan Wasekjen Drs Berny Tamara tersebut, menyebutkan bahwa Ketua DPD Hanura Sumsel, Mularis dan Sekretaris  Zakaria Abas telah melakukan tindakan pelanggaran terhadap AD/ART dan keputusan partai. “Memberhentikan suadara Mularis Djahri sebagai ketua DPD dan Zakaria Abas sebagai sekretaris DPD dan mengangkat suadara Hendry Zainuddin sebagao Plt ketua DPD dan Abrar Amir sebagai Plt sekretaris DPD Hanura Sumsel,” bunyi SK tersebut.

“Ya memang benar dan saya diperintahkan ketum Hanura, pak OSO sebagai Plt ketua DPD Hanura Sumsel. Sesuai dengan perintah melaksanakan dan mempersiapkan Musdalub DPD Hanura paling lambat 3 bulan setelah SK diterbitkan,” kata Hendry saan dikonfirmasi.

Hendri menjelaskan tugas Plt juga menyiapkan partai menghadapi verifikasi KPU sebagai peserta Pemilu 2019 nanti dan mendukung calon kepala daerah yang diusung oleh partai pada Pilkada serentak tahun ini di Sumsel.

Terpisah, H. Mularis Djahri saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa sesuai AD ART Hanura, yang mengangkat dan bisa memberhentikan adalah Ketua Dewan Pembina. dalam hal ini adalah Bapak Wiranto. "Sah - sah saja, jelasnya DPP tidak bisa memberhentikan karena saya diangkat oleh Dewan Pembina Hanura," katanya.

Calon walikota Palembang inipun mengingatkan, bahwa Dewan Pimpinan Pusat Hanura jangan sampai melakukan kesalahan dua kali, takutnya nanti Dewan Pembina yang akan membekukan DPP. "Kita serahkan kesemuanya ke Dewan Pembina," singkatnya.

Diketahui, perseteruan internal Hanura terjadi ketika DPP Hanura mengusung Herman Deru-Mawardi Yahya pada Pilgub Sumsel. Sementara Mularis tetap dengan komitmennya mendukung Dodi Reza Alex sebagai gubernur karena didukung Golkar pada Pilwako Palembang. Bahkan Mularis tidak datang saat paslon didukung Hanura mendaftar ke KPU Sumsel dan sebaliknya justru ikut deklarasi dan mendaftarkan pasangan Dodi-Giri. (Buy) 

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi