Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 09 Januari 2018 17:28     Dibaca: 532 Pembaca

Dua Dari Enam Pelaku Pengeroyokan Yogi Masih Berstatus Mahasiswa

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat merilis tersangka dan barang bukti kasus pengeroyokan yang menyebabkan Yogie Randra Sugema meninggal dunia

Palembang, Detik Sumsel -- Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel akhirnya berhasil meringkus empat dari enam pelaku pengeroyokan di Diskotik Center Stage (CS) hotel Novotel Jalan R Sukamto, Kecamatan Ilir Timur II Palembang yang menyebabkan Yogie Randra Sugema (29) meninggal dunia pada Minggu (17/1/2017) dini hari lalu.

Keempatnya masing-masing Bambang Asep Suherman alias Raka (25), M Gusti Prabowo (22), Darmawan Rahmatullah alias Acil (22) dan Ferdiansyah alias Ferdi (27) mereka ditangkap ditempat dan waktu yang berbeda.

Tersangka Ferdiansyah alias Ferdi ditangkap di kota Pagaralam Senin (8/1/2018) dan Asep Suherman alias Raka ditangkap di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Sedangkan tersangka M Gusti Prabowo dan Darmawan Rahmatullah alias Acil kedua mahasiswa di dua Universitas yang ada dikota Palembang ini ditangkap dikota Palembang beberapa hari yang lalu.

Berdasarkan pengakuan tersangka Asep Suherman alias Raka mengatakan saat itu mereka bersama rekan rekan nya ada salah paham dengan korban saat berada di Diskotik Center Stage (CS) dimana saat itu korban ingin melerai karena salah satu rombongan mereka berkelahi.

"Saat itu korban berada menegur salah satu teman kami yang ada didalam mobil dengan mengetuk kaca mobil dengan mengatakan berhentilah ribut nanti kalian saya tembak, tapi saat itu kami kira dia polisi tapi tidak ada pistol nya, dari situlah kami kejar dan saya tusuk dua kali dibagian dadanya,"akunya.

Lain halnya pengakuan Gusti Prabowo (21) mahasiswa semester sembilan sistem informasi disalah satu perguruan tinggi swasta kota Palembang ini mengaku saat itu dia tidak ikut menusuk korban melainkan hanya memukul korban dengan tangan kosong itu dia juga terjatuh setelah memukul korban.

"Kalu aku idak menusuk korban yang menusuk korban adalah temannya yang lain, aku cuma goco korban sekali,"singkatnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain mengatakan jumlah pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Yogie Randra Sugema meninggal dunia di Diskotik Center Stage (CS) Novotel hotel pada Minggu (17/12/2017) lalu berjumlah enam orang dan yang berhasil ditangkap empat orang dan dua pelaku lainnya masih DPO yang identitas nya sudah dikantongi.

Untuk motif dari pengeroyokan sendiri adanya salah paham antar pelaku dengan korban dimana saat itu korban hendak melerai ataupun menegur rombongan pelaku saat mereka akan ribut.

Para pelaku dengan pengaruh alkohol langsung menganiaya korban dari dalam di Diskotik Center Stage (CS) korban diseret hingga keluar diskotik hingga dibenturkan ditong asbak rokok.

"Disitulah para pelaku menghujani korban dengan pisau dengan jumlah delapan tusukan ditubuhnya hingga korban terkapar,"katanya saat pres rilis tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel Selasa (9/1/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, antara pelaku dan korban sebelumnya tidak saling mengenal jadi para pelaku dengan spontan mengeroyok korban karena selisih paham.

"Untuk para pelaku dikenakan dengan pasal 170 KUHP jo pasal 338 dan 340 KUHP,"jelasnya.

Dari tangan para pelaku diamankan satu bilah pisau yang digunakan para pelaku untuk menusuk korban, baju korban yang ada bekas darah serta mobil yang digunakan pelaku saat datang ke TKP.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi