Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 22 Mei 2018 13:43     Dibaca: 235 Pembaca

Empat Pedagang Kedapatan Menjual Makanan Berformalin

Petugas Dinkes OI saat melalukan uji sampel makanan yang dijual pedagang di Pasar Indralaya

Indralaya, Detik Sumsel - Empat pedagang Pasar Indralaya kedapatan menjual makanan yang mengandung formalin, sangat membahayakan kesehatan masyarakat. Hal ini diketahui dari hasil uji yang dilakukan tim Pemkab Ogan Ilir saat sidak yang digelar  Pemkab Ogan Ilir beserta pihak kepolisian dan TNI  di pasar Indralaya di jalan lintas timur KM 36 Kelurahan Indralaya Mulya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (22/5).

Sidak ini , Untuk mengontol harga dipasar dan melakukan pengecekkan bahan makanan di Pasar Indralaya yang bertepatan di dibulan suci ramadhan 1439 H.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah H. Herman bersama Dinas perdagangan Tapip, Waka Polres Ogan Ilir Kombes M. Rizvy Q, Dinas Kesehatan Dr. Siska, dan TNI Koramil yang diwakili oleh Pedral Suharjo dalam melakukan sidak di pasar tersebut.

Pantauan Detik Sumsel dari hasil sidak tersebut Dinas Kesehatan mengambil beberapa sempel makanan dari enam tempat seperti Tahu, Mie kuning, Cendil, Cincau untuk dilakukan pengecekkan mengetahui kandungan yang terdapat dimakanan tersebut. 

Dinas Kesehatan dr. Siska Susanti mengatakan dari hasil pengecekkan bahan makanan yang diambil dari enam tempat di pasar seperti Tahu, Cendil, Cincau, dan Mie kuning positif mengandung zat berbahaya atau formalin dari hasil penegecekkan di laboratorium sementara yang ditempatkan dikantor lurah.

"Pengambilan bahan makanan tersebut kita ambil di enam tempat seperti cincau, tahu, dawet, cendil yang kita ambil dari berbagai tempat untuk dilakukan pengecekkan di laboratorium ternyata empat makan tersebut positif mengadung formalin dan borak,"katanya.

Menurutnya makanan tersebut mengandung rodamin atau borak dan zat pewarna tekstik di ketiga makanan seperi cendil, Cincau, dan dawet yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi oleh masyarakat.

"Apa lagi pada saat bulan suci ramadhan ini banyak makanan bermacama-macam yang dijual oleh para pedagang yang tidak diketahui oleh masyarakat, oleh karena ini kami selaku dinas kesehatan kami selalu melakukan pengecekkan makanan khususnya dibulan ramadhan ini dan selalu kami berhimbauan kepada para pedagang yang menjual makanan yang terdapat zat berbahaya,"terangnya.

Lanjut Siska menjelaskan dengan adanya pihak penegak hukum seperti ini pohaknya sangat terbantu dalam melakukan tindakkan terhadap para pedagang yang menjual makanan tersebut karena selama ini hanya memberikan himbauan saja.

Sementara itu, Waka Polres OI Kombes M. Rizvy Q mengatakan keempat pedagang yang menjual makanan yang mengandung formalin  ini akan dilakukan pendataan di Polsek Indralaya.

"Dari hasil sidak hari ini dan sudah dilakukan tes laboratorium oleh pehika Dinas Kesehatan makanan yang di ambil sempel dari enam tempat ternyata empat pedagang yang kita dapati menjual bahan makan mengandung formalin, keempat pedagang ini akan kita lakukan pendataan di Polsek Indralaya agar tidak lagi menjual makanan yang mengandung formalin atau pun zat berbahaya lainnya,"katanya.

Menurut dari keterangan pedagang yang menjual bahan makanan yang mengandung formalin ini ia mendapatkannya dari pedagang yang berada dipalembang bukan dari indralaya.

"Saat keempat pedagang sudah kita lakukan pendataan apabilah masih menjual bahan mengandung formalin tidak segan-segan akan kita tindak tegas,"tungkasnya. (AL).

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi