Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 04 September 2016 15:13     Dibaca: 24639 Pembaca

Empat Pejabat Banyuasin Diduga Diciduk KPK

BANYUASIN - Empat pejabat teras di lingkup Pemkab Banyuasin diduga diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (5/9/2016). Ke empatnya adalah YAF, FIR, MAR dan RUS, mereka dibawa KPK saat berada di rumah dinas Bupati Banyuasin.


Informasi yang di himpun detiksumsel.com, kedatangan belasan anggota KPK yang dikawal anggota Brimob Polda Sumsel ini hanya berlangsung 15 menit dan langsung membawa empat pejabat tersebut.
Kondisi ini membuat sejumlah tamu undangan yang tengah menghadiri acara syukuran keberangkatan orang nomor satu di Banyuasin tersebut menjadi panik dan tegang.


Persoalan apa? Masih simpang siur ada yang menyebut Operasi Tangkal Tangan (OTT), persoalan Dinas Pendidikan dan bisa juga persoalan Pilkada Banyuasin tahun 2013 lalu. Dari pihak KPK sendiri belum memberikan keterangan, begitu juga pihak Pemkab Banyuasin masih belum berhasil dimintai keterangan. "Empat pejabat yang dibawa KPK,"kata sumber dari kopolisian.


Keempatnya kemungkinan akan dibawa ke Mako Brimob atau Mapolda Sumsel. "Saat ini mereka masih di jalan, bisa tiga kemungkinan bisa di mako Brimob di bukit, Mapolda Sumsel atau langsung ke SMB II,"katanya.

Rumah dinas Bupati Banyuasin yang berada di komplek perumahanan dinas Pemkab Banyuasin,Minggu (5/9/2016) siang
didatangi belasan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikawal personil Brimob Polda Sumsel dengan senjata lengkap.
Kepastian anggota KPK ini terlihat dari baju rompi bertulis KPK yang dipakai sejumlah orang yang ada di areal rumah dinas tetsebut.
Selain itu, kedatangan mereka ini juga  dengan mengendarai lima mobil kijang Inova dan satu mobil Brimob Polda Sumsel.
Belum diketahui secara jelas maksud kedatangan aparat penegah hukum anti korupsi tersebut, namun dari informasi yang dihimpun detiksumsel.com, dari berbagai sumber menyebut kedatangan mereka dalam rangka penegakan hukum. "Iya, ada anggota KPK datang ke rumah dinas Bupati Banyuasin,"kata sumber yang di hubungi detiksumsel.com.
Secara pasti masalah apa, dirinya belum tau mengingat hanya bisa melihat dari jauh. Namun Bupati Yan Anton dan dua pejabat Banyuasin lainnya nampaknya ikut bersama rombongan KPK tersebut. "Saya ngak tau apa ditangkap atau apa namanya, tapi yang pasti saya lihat bupati ikut naik mobil KPK,"katanya.
Sampai berita ini di turun, pihak Pemkab Banyuasin belum berhasil dimintai komentar. Sejumlah Kepala SKPD yang dihubungi terkait persoalan ini mengaku tidak berwenang memberikan keterangan. (Faz

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi