Iklan Lucianty Pahri
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Eko Dedi Atmaja     Tanggal : 13 Maret 2018 18:25     Dibaca: 154 Pembaca

E-Voting Pilkades, Kholid Mawardi: Data Kependudukan Harus Akurat dan Valid

Istimewa

Martapura, Detik Sumsel -- Guna menyempurnakan data penduduk yang akurat dan valid agar tercapai tujuan e-voting Pilkades 2018 dikabupaten OKU Timur yang berkualitas. 

Pemerintahan kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) OKU Timur menggelar sosialisasi Pemutakhiran Dokumen Kepedudukan dalam Rangka e-Voting Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2018.

acara tersebut di buka langsung oleh Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi, SSos, MSi,di Ruang Bina Praja II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur ini,selasa (13/03/2018)

Menurut bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi kegiatan ini mengacu pada Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

“Menteri Dalam Negeri juga telah mengintruksikan tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang administrasi kependudukan menuju masyarakat yang tertib, pemerintah yang efektif dan efesien yang memiliki daya saing,”ujarnya saat membuka sosialisasi Selasa (13/3).

Ditambahkannya, sesuai dengan Undang-undang No 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, Pasal 58 Ayat (4) mengamanatkan, database kependudukan dimanfaatkan untuk kepentingan perumusan kebijakan pemerintah dan pembangunan.

“Data kependudukan tersebut digunakan untuk keperluan, seperti pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran (DAU), pembangunan demokrasi, penegak hukum serta pencegah kriminal,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, tujuan kegiatan pemutakhiran data kependudukan ini untuk penyempurnaan dalam rangka menghasilkan data penduduk yang akurat dan valid agar tercapai tujuan e-Voting Pilkades 2018 di OKU Timur yang berkualitas.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini, dan yang akan datang menjadi amal ibadah kita,” jelasnya lagi.

Kepala Disdukcapil OKU Timur, Sutikman menerangkan, pada tahun 2018 ada 40 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak dengan metode e-Voting. Untuk data kependudukan dilakukan oleh Disdukcapil.

“Kami (Disdukcapil) sebagai teknis penyaji data. Namun, sebelumnya dilakukan perbaikan dengan para Kades, karena jika berdomisili di desa A tapi tidak memiliki identitas kependudukan di desa A, pemilih tersebut tidak bisa memilih,” katanya.

Ditambahkannya, identitas ganda dihapus dan yang belum terdaftar agar didaftarkan. Tujuannya untuk mencapai Pilkades e-Voting yang berkualitas. Pilkades serentak ini hasilnya diharapkan lebih baik lantaran tingkat kecurangan maupun kesalahan bisa diminimalisir.(rdn)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi