Iklan Lucianty Pahri
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Iyop DS     Tanggal : 15 April 2018 01:01     Dibaca: 8488 Pembaca

Fans SFC Kecewa Dengan Sikap Beto

Penyerang Sriwijaya FC (SFC) Alberto "Beto" Goncalves terlihat kesal dan marah saat mengetahui dirinya ditarik keluar. (Foto: Tohir, Detiksumsel.com)

#Perlihatkan Sikap Kurang Terpuji Saat Diganti

Palembang, Detik Sumsel-Fans Sriwijaya FC menyayangkan sikap kurang terpuji, yang diperlihatkan Alberto "Beto" Goncalves pada pertandingan menghadapi Persipura. Dalam lanjutan Liga 1 2018 Sabtu (14/04) sore yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Pemain naturalisasi kelahiran Brazil ini, dinilai menunjukkan prilaku yang tidak sepantasnya diperlihatkan, oleh seorang pemain sepakbola profesional. Saat dirinya ditarik keluar lapangan pada menit 78' oleh Asisten Pelatih Francis Wawengkang, yang didaulat menggantikan tugas Pelatih Kepala Rahmad Darmawan. Untuk digantikan oleh Patrich Wanggai.

Ketika itu, eks pemain Arema FC ini langsung terlihat kesal dan marah. Saat mendengar namanya disebutkan oleh announcer, sebagai pemain yang akan diganti. Dia pun sontak menggerutu dan mengeluarkan gestur tidak senang ke arah bench official SFC, saat hendak keluar lapangan. 

Tidak hanya itu, setelah melakukan tos dengan Patrich Wanggai dipinggir lapangan. Pemain bernomor punggung 9 itu bukannya menuju bench official SFC, tapi langsung bergegas menuju ruang ganti, sembari menggerutu.

Prilaku Beto tersebut sontak mematik respon sejumlah fans SFC, yang menyaksikan pertandingan dari kursi VIP dan berada tepat dibelakang bench dan atas lorong menuju locker room. Bahkan beberapa diantaranya, ada yang terlihat menyorakinya dengan suara "Huu,".

"Sikap Beto kok seperti itu. Sebagai pemain profesional yang sudah senior dan berlabel bintang. Tidak seharusnya dia menunjukkan sikap seperti itu. Pelatih pasti memiliki alasan, sebelum memutuskan untuk mengganti seorang pemain. Kami sebagai fans SFC sangat kecewa dengan prilakunya,"keluh Agus, penonton di Tribun VIP yang berada dibawah Tribun Media, sembari berdiri dan menunjuk ke arah Beto. 

Dari pantauan dilapangan, sebelum ditarik keluar. Beto sempat beberapa kali terlibat berbenturan dengan pemain Persipura, saat melakukan perebutan bola. Puncaknya, beberapa menit sebelum Patrich Wanggai diminta bersiap, untuk masuk kelapangan sebagai pemain pengganti. 

Beto kembali terlibat benturan keras dengan gelandang bertahan Persipura, Muhammad Tahir dan terjatuh, usai melakukan duel udara. Saat itu, dia terlihat meringis kesakitan dan terbaring dilapangan. Sehingga membuat pemain Persipura yang tengah melakukan serangan, akhirnya memilih menghentikan laju bola dan menendangnya keluar lapangan. 

Beberapa saat kemudian, Beto akhirnya bisa kembali berdiri setelah dibantu oleh M Tahir. Dengan wajah yang masih meringis menahan sakit, Beto terlihat tetap mencoba berlari mengejar bola, meskipun dalam kondisi sedikit pincang. Khawatir terjadi sesuatu dengan anak asuhnya, akhirnya Asisten Pelatih Francis Wawengkang memutuskan menariknya keluar. 

Tak pelak, akibat prilaku buruk tersebut. Membuat aksi heroiknya di babak pertama saat menggandakan keunggulan SFC menjadi 2-0, melalui gol pada menit ke 36. Seolah menjadi sia-sia. Ibarat kata pepatah, karena nila setitik rusak susu sebelanga. Padahal itu merupakan gol perdananya di musim ini, bersama SFC.

Sementara itu, Pelatih Fisik SFC  Rasiman mengaku memaklumi sikap Beto tersebut. Menurut dia, itu merupakan hal yang biasa dan menunjukkan bahwa Beto masih  ingin bermain dan membantu tim hingga menit akhir. 

“Tidak hanya Beto, pemain yang tidak main sama sekali dan tidak masuk line up juga pasti ada yang kecewa dan marah. Tapi mau bagaimana lagi, dalam sepakbola yang bisa bermain hanya 11 orang dari 30 pemain,"terangnya pada press confrence usai laga.

Rasiman melanjutkan, apa yang dilakukan jajaran pelatih semuanya memiliki tujuan. Karena secara naluri, tidak hanya Beto maupun pemain lainnya dilapangan yang menginginkan kemenangan, tetapi juga mereka. 

"Dengan pergantian pemain, diharapkan bisa menghasilkan impact bagi tim, setelah lawan berhasil mengimbangi skor menjadi  2-2. Jadi intinya, saya memahami kenapa Beto marah dan kecewa,"tutupnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi