Detik Sumsel Goes to Campus
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
Diposting oleh : Edy Parmansyah     Tanggal : 24 November 2017 22:49     Dibaca: 247 Pembaca

Fokus Smart City, Muba Belajar ke Semarang

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ali Badri, didampingi oleh Sekretaris Diskominfo Dicky Meiriando, S.STP, M.H saat mendengarkan penjelasan SMART City.

Sekayu, Detik Sumsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus bergerak  melakukan perubahan, salah satunya mewujdukan Muba Smart Regency. Guna mempelajari sistem manajamen Smart City, Diskominfo Muba mengunjungi Kota Semarang.

Menurut Kepala Bidang Layanan Electronical Government Taufik Hidayat di Pusat Informasi Publik Dinkominfo Kota Semarang.  Pemerintah Kota Semarang sudah mendeklarasikan dan menerapkan konsep Smart City sejak tahun 2013 dan saat ini Kota Semarang terpilih menjadi 1 dari 25 kota se-Indonesia dan diundang mewakili Indonesia untuk studi Smart City ke Benua Eropa.

"Keseriusan dan komitmen untuk terus mewujudkan pengembangan berbagai inovasi yang berfokus pada peningkatan kemudahan, ketepatan dan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha inilah yang menjadi kunci keberhasilan Semarang Smart City,” katanya Jumat (24/11/2017).

Taufik menjelaskan, bahwa konsep SMART yang diterapkan dalam berbagai sistem pelayanan online di Kota Semarang meliputi unsur Systemic (terhubung sistem), Monitorable (dapat dipantau), Accessible (mudah diakses), Reliable (dapat dipercaya), serta Time Bound (batasan waktu), telah menempatkan Kota Semarang naik kelas dalam indeks persepsi korupsi hingga peringkat ke-3 di 2015.  “Bukan hanya itu saja tingkat kepercayaan dan kepuasan publik meningkat dan investasi Kota Semarang pun melesat naik", ujar Taufik.

Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ali Badri  mengatakan bahwa hal-hal positif terkait penerapan smart city di Semarang perlu dicontoh. "Sistem disini sudah terintegrasi dan saling dukung antara satu perangkat daerah dengan lainnya, kemudian sistem disini secara keseluruhan dapat dipantau secara online oleh kepala daerah, perangkat daerah terkait ataupun masyarakat melalui smartphone. Kita perlu belajar dan mencontoh Dinkominfo Semarang dalam pengelolaan smart city, khususnya dalam hal manajemen Sumber Daya Manusianya" , ujarnya

Kepala Dinkominfo Muba Akmal Edy melalui Sekretarisnya Dicky Meiriando mengatakan bahwa secara infrastruktur sebenarnya Muba tidak kalah dibandingkan Semarang. "Kita sudah punya jaringan fiber optik sendiri yang telah menyambung ke seluruh perangkat daerah, kiya sudah bangun data centre room dan saat ini kita sedang membangun command centre room. Hanya saja sistem yang kita miliki belum terintegrasi antar satu perangkat daerah dengan perangkat daerah lain. Disini sudah terintegrasi dengan baik sehingga semua pelayanan secara online telah berjalan optimal. Untuk itulah kita kesini untuk mempelajari strategi Dinkominfo Semarang melakukan hal tersebut, sehingga nantinya bisa dilakukan juga di Muba", jelas Dicky Meiriando. (edy)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi