Iklan Lucianty Pahri
Pilgub Sumsel 2018
Diposting oleh : Dodi Chandra     Tanggal : 13 Januari 2018 13:07     Dibaca: 636 Pembaca

Gara-gara Biduan, Joko Nginap di Hotel Prodeo

Tersangka Joko alias Tuso diamankan aparat Polsek Tugumulyo lantaran menganiaya Sumardi temannya sendiri hanya gara-gara biduan orgen tunggal. (Istimewa)

Musirawas, Detik Sumsel - Joko Santoso alias Tuso (37), warga Dusun 4 Desa H Wukirsari Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pada Jumat (12/01/2018) sekitar pukul 20.45 WIB, ia ditangkap aparat karena dilaporkan temannya sendiri, yakni Sumardi.

Joko dituding telah menganiaya Sumardi gara-gara biduan organ tunggal. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Joko diamankan di sel tahanan Polsek Tugumulyo.

Kapolres Musirawas, AKBP Bayu Dewantoro didampingi Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, penangkapan tersangka Joko berdasarkan LP/B-02/I/2018/SUMSEL/Res.Mura/Sek.Tgm tanggal 12 Januari 2018, dimana tersangka telah melakukan penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 351 Kuhpidana.

"Tersangka ditangkap sedang berada di rumahnya. Tersangka kooperatif dan selanjutnya kami bawa ke Polsek Tugumulyo untuk proses lebih lanjut. Saat dilakukan pemeriksaan awal yakni diinterograsi, tersangka mengakui perbuatannya tersebut," kata Kapolres.

Kejadian berawal saat keduanya menghadiri pesta organ tunggal di Desa Wukirsari. Pada saat itu tersangka Joko berinisiatif menarik seorang biduan untuk berjoget dengan korban Sumardi. Korban menolak berjoget dengan biduan 'pemberian' tersangka. Korban malu karena saat itu anak korban masih berada di lokasi pesta.

Lantaran 'niat baik' ini ditolak korban, giliran tersangka Joko yang merasa malu. Joko tidak berhasil membuat korban berjoget dengan biduan. Tersangka Joko langsung ngoceh-ngoceh dan marah yang kemudian menarik rambut dan mendorong tubuh korban. Melihat kegaduhan ini, warga yang berada sekitar kedua karib itu segera melerai. Korban kemudian pulang, meninggalkan lokasi pesta.

Penganiayaan itu ternyata tidak sampai disitu. Sore harinya, sekitar pukul 18.30 WIB di pinggir jalan depan counter handphone VITO Desa Wukirsari, korban dipanggil tersangka. Tersangka menanyakan maksud korban yang tidak mau berjoget dengan biduan 'pemberiannya' itu.

Korban kembali menjelaskan kalau ia merasa malu dengan anak korban yang masih berada di lokasi pesta. Jawaban korban ternyata masih belum bisa memuaskan hati tersangka. Tanpa 'babibu', tersangka memukul kepala korban hingga jatuh dan tersungkur dari atas motor yang dikendarainya. Korban lalu berdiri, menyalakan kendaraannya menuju Mapolsek Tugumulyo melaporkan perbuatan tersangka.

"Korban melapokan peristiwa penganiayaan itu ke Polsek Tugumulyo. Korban menderita luka robek pada pelipis kanan. Dan saat ini tersangka diamankan di sel tahanan Polsek Tugumulyo. Tersangka masih dalam pemeriksaan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkas Kapolres. (awa)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi