Diposting oleh : Poetra     Tanggal : 04 Agustus 2017 14:52     Dibaca: 194 Pembaca

Gara-Gara Tidak Belikan Suami Kerupuk, Umroh Alami KDRT

Umroh korban KDRT oleh suaminya melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Palembang, Detik Sumsel- Hanya karena tidak dibelikan kerupuk untuk makan, Umroh (42) warga jalan KH. Azhari Lorong Khotib No. 1776 RT 47/013 Kelurahan 7 Ulu Seberang Ulu (SU) I Palembang ini, harus mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya sendiri yakni M. ALI (44).

Akibat kejadian tersebut, Umroh (korban,red) harus mengalami luka lebam dibokong sebelah kiri akibat ditendang oleh sang suami dan sakit dibagian kepala. Tak terima dengan apa yang telah ia alami, korban pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang guna untuk melaporkan suaminya kepihak berwajib. Jum'at (4/8).

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang korban menceritakan kejadian yang dialaminya terjadi pada Rabu (2/8) sekitar 21:00 WIB dikediamannya. Dimana pada saat itu, M. Ali (terlapor,red) meminta kepada korban dibelikan kerupuk untuk dirinya makan, karena sudah malam dan tidak ada lagi warung yang buka korban pun tidak membelikannya.

Karena tidak dibelikan, terlapor pun marah kepada korban dan terjadilah cek cok antara terlapor dan korban. "Dia (M. Ali) langsung menendang, menjambak dan memukul kepala saya Pak," katanya sambil menangis dihadapan petugas.

Diakuinya, kalau suaminya tidak bekerja dan kerjanya hanya makan tidur saja. " Suka ngumpuli orang dirumah Pak, untuk pakai sabu dan dia yang tukang beli Pak," kesalnya.

Umroh menceritakan, dirinya sudah sering mendapatkan KDRT dari suaminya. " Saya menikah sejak tahun 1992 Pak, dan dua tahun kemudian saya sudah mengalami KDRT sampai dengan sekarang, saya juga sempat berlari dari rumah Pak," ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya laporan yang ia buat polisi dapat menangkapnya, " Tangkap saja dia Pak, bila perlu tembak saja Pak, saya ini dinikahi bukan untuk dipukuli saya sudah tidak tahan lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban."Laporannya sudah kita terima dan secepatnya akan kita tindak lanjuti. Korban juga sudah kita minta untuk melakukan visum," pungkasnya. (Vot)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi