Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Fazds     Tanggal : 14 Mei 2018 11:50     Dibaca: 142 Pembaca

Gereja Santa Anna Duren Sawit Diteror Bom

Personil polisi saat menjaga Gereja Santa Anna di Jalan Laut Arafuru Blok A7 No 7, Duren Sawit, Jakarta Timur yang diteror bom

Jakarta, Detik Sumsel - Tim Gegana melakukan sterilisasi di Gereja Santa Anna di Jalan Laut Arafuru Blok A7 No 7, Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk memastikan informasi soal adanya ancaman bom di lokasi. Berdasarkan hasil penyisiran, lokasi tersebut dipastikan aman.

"Untuk rekan-rekan baru saja Tim Jibom selesai sisir sampai tuntas. Nihil benda atau barang mencurigakan alias hoaxkabar bohong," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tonny S Putra kepada detik.com, Senin (14/5/2018).

Penyisiran selesai dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah melakukan penyisiran di setiap sudut gereja, Tim Gegana dan polisi meninggalkan lokasi.

Penyisiran dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Sapta Maulana dan Kapolsek Duren Sawit Kompol Tumpak Halomoan Simatupang. Tumpak mengatakan, sebelumnya, sekitar pukul 08.00 WIB, pihaknya mendapatkan panggilan telepon dari pihak gereja.

"Jam 8 pagi seseorang telepon mengaku satpam Gereja Santa Anna ini ke Polsek, mengatakan, 'Pak, saya lihat ada Avanza lemparkan tas hitam ke gereja.' Dari kalimat itu, analisanya dari jalan dilempar ke gereja, anggota saya hubungi Kanit Reskrim, Kanit langsung hubungi anggotanya ke TKP," tutur Tumpak di lokasi.

Dalam perjalanan ke TKP, pihak Polsek Duren Sawit juga menerima telepon dari orang yang mengaku polisi. "Sementara perjalanan ke TKP terima telepon lagi yang mengaku dari Jatanras Polda mengatakan berita yang sama, baik diterima laporan tapi ditanya nama nggakngaku. Kurang-lebih 6 menit telepon lagingaku Krimsus Polda, ini ditanya namanya siapa (dijawab) AKBP Adi Purnomo, tapi nama itu tidak ada di Krimsus," imbuhnya.

Sementara itu, pihak gereja sendiri mengaku tidak pernah menghubungi polisi. "Mereka merasa tidak menelepon," ucapnya.

Tim Gegana sudah melakukan sterilisasi dan hasilnya tidak ditemukan benda-benda mencurigakan atau bom seperti yang dimaksud. "Mereka bekerja sampai selesai tidak ada (benda mencurigakan) dan steril, kami duga sementara berita itu berita palsu," tuturnya.(net)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi