Diposting oleh : Wirangga     Tanggal : 07 September 2017 07:28     Dibaca: 517 Pembaca

Harapkan Pembelaan, Keluarga Ucok (Surat Dalam Sel) Langsung Temui HZ

Keluarga Ucok Saat Menceritakan Kisah Ucok Kepada Hendri Zainuddin

Palembang, Detik Sumsel - Masih ingat Ucok, suporter Sriwijaya FC yang memiliki nama lengkap Rian Nopriansyah, yang diduga melakukan pengeroyokan pada salah satu anggota Sriwijaya Mania (S-Man) yang hingga tewas? Beberapa waktu lalu, di belakang jeruji besi, pria berusia 22 tahun itu sempat menulis surat yang ditujukan pada Anggota DPD RI, Senator H Hendri Zainuddin SAg SH (HZ).

Dalam surat tersebut, ia meminta bantuan hukum untuk membuktikan semua tuduhan padanya tidaklah benar. Ia merasa teraniaya atas tuduhan yang tidak sama sekali dilakukannya.

Usai menulis surat tersebut beberapa waktu lalu, Rabu (6/9/2017) malam, keluarga Ucok yang diwakili sang istri, ayah, adik, serta sahabatnya sengaja datang menemui HZ. Kedatangan mereka ingin meminta dukungan pembelaan dari mantan Manajer Sriwijaya FC tersebut.

Novita Amelia (25), istri Ucok sangat berharap HZ dapat membantu agar Ucok mendapatkan pembelaan hukum serta HAM yang menurutnya hal itu tidak pantas diterima oleh suaminya tersebut. Ia dan kedua anaknya yang masing-masing berusia 5 tahun dan 1 tahun tersebut sangat menginginkan Ucok bebas dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

"Kami pengen Ucok dibebaske, kareno Ucok memang idak bersalah. Keduo anaknyo rindu nian samo Ucok," ungkapnya.

Selama kurang lebih tiga bulan sejak Ucok ditangkap dan ditahan, istri dan kedua anak Ucok hanya bergantung kepada mertua dan orang tua. Ucok yang saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pakjo Palembang, tak lagi bisa memberi nafkah pada keluarga.

"Saat nemui Ucok rasonyo sedih nian. Ucok selalu ngomong kalau dio idak bersalah, tapi polisi tetep dak percayo. Kami dak tau lagi nak ngadu samo siapo, kami ini wong biaso dan kami jugo kurang ngerti samo hukum," ungkapnya setengah terisak.

Sementara, saat bercerita kepada HZ, ayah kandung Ucok, Purwani sangat mengharapkan bantuan Hendri Zainuddin untuk dapat memberikan pembelaan. Dalam perbincangannya, Purwani mengatakan telah memiliki bukti dan beberapa saksi yang dapat memperkuat pembelaan terhadap Ucok di pengadilan nantinya.

"Anak kito dak bersalah pak, dalam kasus tawuran itu dio jelas-jelas dak melok, bahkan saat tawuran itu Ucok malah jadi panitia di lokasi yang besoknyo bakal ado acara. Malahan dio malem itu buat dekorasi pak. Dari jam 9 sore sampe 9 pagi dio ado di tenda itulah, jadi dak ado kalau dio ikut tawuran itu," tegasnya kepada HZ.

Purwani juga menjelaskan, saat melakukan penangkapan, polisi menangkap 11 orang termasuk Ucok, namun kelang beberapa waktu, polisipun membebaskan 5 dari 11 orang tersebut, namun Ucok tetap ditahan bahkan kaki Ucok pun ditembak.

"6 orang yang ditangkap itu malah 3 orang dari pihak korban yang meninggal (satu tim suporter) dan 3 lagi bahkan tidak tau menau, termasuk Ucok ini. Awalnya ditangkap 11 orang, namun 5 orang lainnya saat ini mereka telah dibebaskan. Dak tau cak mano caronyo mereka pacak dibebaske," ujarnya.

Anggota DPD RI, Hendri Zainuddin saat mendengarkan kronologis dari peristiwa Ucok tersebut terlihat geram. Ia berjanji akan berupaya untuk membantu keluarga Ucok tersebut. "Saya punya felling Ucok itu tidak bersalah. Nanti akan kita bicarakan lagi dengan pengacara saya," jelasnya kepada keluarga Ucok.

Dirinya juga mengatakan kepada keluarga Ucok akan  memberikan surat kepada Kapolri terkait pembelaan terhadap Ucok. "Nanti kita akan bantu penuh persoalan ini," tambahnya.

Hendri juga berharap kepada pihak keluarga Ucok untuk selalu berdoa bersama, berharap usaha yang akan dilakukan ke depan dapat berjalan dengan lancar. "Jangan lupa saja untuk berdoa, semoga usaha kita nanti lancar. Pokoknya nanti pengacara saya akan turun," pungkasnya. (Wira)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi