Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Darfian Mahar jaya     Tanggal : 21 Juni 2018 11:41     Dibaca: 82 Pembaca

Hari Pertama Kerja, Sekda OKI Sidak Layanan Publik

Istimewa

Kayuagung, Detik Sumsel -- Pasca libur Idul Fitri selama 11 hari, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI kembali bertugas memberikan pelayanan kepada publik. Guna memastikan kehadiran ASN, Pemkab OKI melakukan inspeksi mendadak (sidak) dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) OKI H Husin, S.Pd., didampingi inpektorat, BKD, dan Pol PP, Kamis, (21/6).

Usai apel pagi, Sekda OKI, H Husin, S. Pd, langsung melakukan sidak di sejumlah instansi layanan publik antara lain di Badan Perizinan dan Penanaman modal, RSUD Kayuagung, Disdukcapil dan Dinas Kesehatan OKI. Disetiap instansi tersebut absensi kehadiran langsung diambil dan dikirim ke kemenpan RB.

Di RSUD Kayuagung dan Disdukcapil, pelayanan publik tampak sudah mulai berjalan. Hal itu terlihat dari antrian warga yang berobat di ruang rawat jalan dan aktifitas pembuatan dokumen pendudukan di Disdukcapil.

Antrian warga pada hari pertama kerja ini tidak terlalu panjang sehingga lebih memudahkan petugas yang melayani.

Sekda OKI H Husin mengatakan, banyaknya pegawai yang hadir saat hari pertama pasca libur lebaran erat kaitannya dengan adanya peringatan yang sebelumnya dilontarkan saat jelang libur lebaran.

“Kami sampaikan apresiasi yang setinggi tinggi tinggi kepada ASN yang telah kembali melaksanakan tugas. Ini merupakan wujud penegakan disiplin selaku ASN, juga sebagai bentuk kesiapan kita memberika pelayanan kepada publik pada hari pertama kerja setelah menjalani cuti bersama,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya mengancam bagi pegawai yang membolos akan mendapatkan sanksi tegas.

''Sebelumnya kami sudah mengingatakan agar hari pertama seluruh ASN harus kembali bekerja. ASN yang kedapatan membolos bakal mendapat sanksi tegas sesuai dengan tingkat kesalahan. Terlebih lagi libur lebaran pada tahun ini lebih lama dari tahun sebelumnya, jadi tidak ada alasan untuk "menambah" waktu libur," ucap Sekda.

Sementara itu, Direktur RSUD Kayuagung, Dr Fikram menambahkan meski libur panjang, jajarannya masih aktif melayani. “Yang libur itu administrasi perkantoran, kalau pelayanan medis tidak libur,” tungkasnya. Diketahui, Kemenpan RB telah menerbitkan Surat Edaran Nomor B/18/M.SM.00.01/2018 pada 7 Juni 2018 tentang laporan hasil pemantauan kehadiran aparatur negara sesudah cuti bersama Idulfitri kepada para menteri kabinet kerja, panglima TNI, kapolri, jaksa agung, kepala lembaga, gubernur, hingga bupati/wali kota.

Surat itu menegaskan setiap instansi pemerintah wajib memantau kehadiran aparatur negara dalam rangka penegakan disiplin dan optimalisasi pelayanan publik setelah cuti Idul Fitri. (Iyan)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi