Diposting oleh : Iyan Ds     Tanggal : 04 Agustus 2017 15:35     Dibaca: 297 Pembaca

Hartono: Kami Tidak Takut Main di Samarinda

Foto ilustrasi

Palembang, Detik Sumsel-Jelang pertandingan menghadapi Pusamania Borneo FC, Sabtu (05/08) pukul 15.00 WIB, Pelatih Karteker Sriwijaya FC melontarkan pernyataan tegas jika anak asuhnya tidak takut bermain di Samarinda.

Psywar itu diungkapkan Hartono pada sesi pre match confrence yang digelar Jum'at (04/08) siang,  sebagai ungkapan jika Laskar Wong Kito tidak gentar menghadapi tim berjuluk Pesut Etam yang terkenal jago kandang dan belum terkalahkan pada 7 laga home sebelumnya. "Kami tidak takut bermain di Samarinda dan akan berusaha mencuri poin disini. Sepakbola itu pemainan 11 lawan 11,"tegasnya.

Dia juga menjelaskan, pada pertandingan nanti dirinya tidak akan menerapkan strategi khusus, apalagi menerapkan penjagaan pada permain tertentu dan tetap akan bermain seperti biasa. 

"Tidak ada penjagaan khusus dan kita tetap bermain secara kolektif, baik saat bertahan atau menyerang. Jadi tidak ada pemain yang akan dimarking secara khusus,"jelasnya.

Gelandang SFC Manda Cingi menambahkan, dirinya mewakili pemain menyatakan bakal bermain secara maksimal demi mendapatkan poin, agar SFC bisa keluar dari posisi 15 klasemen sementara. "Kami sudah pernah bertemu di putaran pertama, jadi saling mengenal gaya permainan masing-masing,"ucapnya.

Pelatih Karteker Pusamania Borneo FC Ricky Nelson mengungkapkan, timnya akan berupaya mempertahankan hasil positif di kandang dengan meraih kemenangan atas SFC dan membalaskan kekalahan diputaran pertama lalu.

"Kita sudah mempelajari pola permainan SFC dan kita optimistis bisa meraih tiga poin dikandang, untuk mengamankan posisi di papan klasemen sementara,"tuturnya. 

Untuk diketahui, pada pertemuan diputaran pertama sebelumnya SFC sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Pusamania Borneo FC dikandang. Sedangkan pada kunjungan terakihir ke Stadion Segiri, SFC hanya mampu bermain imbang 2-2 diajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.(iyop)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi