Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Puji     Tanggal : 31 Mei 2018 22:30     Dibaca: 217 Pembaca

Hendak Transaksi Senpira, Ujang yang Masuk TO Petugas Akhirnya Diciduk

Ujang Rahman Target Operasi (TO) dalam kasus kepemilikan senjata api rakitan saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel -- Ujang Rahman (38) yang jadi Target Operasi (TO) Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel akhirnya bertekuk lutut setelah petugas menangkap dalam Operasi Senpi Musi 2018.

Warga Desa Lirik Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ditangkap setelah petugas memancing untuk bertransaksi jual beli Senpira milik nya di Simpang Kebun Kahang Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (29/5) pukul 10:00 pagi.

Dari tangan petugas mengamankan barang bukti satu pucuk Senpira laras pendek jenis revolver beserta dua butir amunisi kaliber 5,56 mm, yang diselipkan di pinggang sebelah kirinya.

Berdasarkan pengakuan nya Senpira yang hendak dijual kepada petugas itu milik temannya bernama Nang dan akan direncanakannya Senpira tersebut akan dijual dengan harga 2,5 juta.

"Memang pistol itu sudah lama berada ditangan saya. Saya cuma disuruh jual dan akan dikasih bagian jika Senpi itu laku terjual. Baru kali ini saya mau jual Senpi,"ucap pria yang sehari hari sebagai petani ini saat dihadirkan di Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel Kamis (31/5) sore.

Kanit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumel, Kompol Zainuri mengatakan tersangka sudah lama masuk TO petugas dalam kasus kepemilikan senjata api rakitan. Saat dilakukan penyelidikan petugas mendapatkan informasi bahwa tersangka akan menjual Senpira milik nya.

"Kami dilakukan pengintaian tersangka sedang membawa Senpira milik nya langsung kami lakukan penangkapan dengan menemukan barang bukti satu pucuk senpira jenis Revolver beserta dua butir amunisinya,"katanya.

Untuk tersangka jerat dengan undang-undang darurat RI nomor 12 tahun 1951 pasal satu ayat satu dengan ancaman maksimal kurungan 12 tahun penjara.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi