Diposting oleh : Puji     Tanggal : 12 Oktober 2017 13:35     Dibaca: 119 Pembaca

Heri Tusuk Imin Berkali-kali Hingga Tewas

Heri Setia Wardoyo pelaku pembunuhan Muhaimin alias Imin saat rekonstruksi di Mapolsek Ilir Barat II Palembang.

Palembang, Detik Sumsel -- Setidaknya ada sepuluh adegan yang diperagakan oleh Heri Setia Wardoyo (34) saat menghabisi nyawa Muhaimin alias Imin (34), berawal antara Heri dan Imin terlibat cekcok mulut saat keduanya sedang berlintasan ditempat kejadian perkara (TKP) Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Kedukan Bukit II Selasa 19 September 2017 lalu.

Diceritakan Heri, dia dan korban tidak ada permasalahan sebelumnya saat kejadian dia hendak menuju rumah mertuanya yang tak jauh dari rumah korban. Setibanya di TKP pelaku bertemu korban dan terjadilah kontak mata, hingga korban menegurnya dengan perkataan "Nak ngapo kau?" Lantas, pelaku menjawab "Ngapo?".

Saat itulah, korban berbalik badan mengeluarkan pistol di pinggalnya, tapi didahului pelaku yang juga membawa pisau.

"Saat itu aku langsung pegang tangannya yang ada pistol itu (pakai tangan kiri), terus langsung aku tusuk beberapa kali (pakai tangan kanan). Tidak ingat berapa kali," kata Heri.

Setelah korban ditusuk berkali-kali korban Imin pun terjatuh, meski sempat berdiri hendak melepaskan tembakan ke arah pelaku. Melihat hal tersebut, Heri langsung ambil langkah seribu dengan berlari secepat mungkin. Korban yang akhirnya lemas tak berdaya dibawa ke rumah warga setempat, sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit AK Gani Palembang.

"Aku langsung berlari dan nginep di Sekip aku jugo idak Aku tahu kalau dio akhirnya meninggal," kata warga Jalan Sido Ing Lautan Lorong Penghulu Kelurahan 35 Ilir, IB II, Palembang ini.

Kapolsek IB II, Palembang, Kompol Milwani didampingi Ipda Ledi, mengatakan rekonstruksi yang memperagakan 10 adegan tersebut, guna memperjelas tindak pidana yang dilakukan pelaku terhadap korban. Terlihat pelaku memang menusuk korban secara membabi buta, hingga menderita luka tusuk di dada kanan dan kiri, bawah ketiak kiri 2 tusukan, punggung belakang 3 tusukan dan betis kaki kiri 1 tusukan.

"Pelaku akan dijerat Pasal 351 ayat 3 KHUP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tegasnya.(oji)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi