Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Feriandi     Tanggal : 24 Mei 2018 14:43     Dibaca: 155 Pembaca

Hidup Sendirian, Mba Tukinem dapat Santunan Dari Satlantas Polres OKU

Istimewa

Baturaja, Detik Sumsel -- Senyum kebahagian terpancar dari wajah renta mbah Tukinem (78) warga RT15/ RW 04 Kelurahan Talang jawa, Kecamatan Baturaja Barat, Kab. Ogan Komering Ulu (OKU), saat Kasat Lantas Polres OKU AKP Candra Kirana SIK beserta jajarannya menyambangi kediamannya. 

Kedatangan perwira balok tiga ini guna memberikan tali asih santunan kepada Mbah Tukinem yang sehari-hari tinggal sendirian di gubuk petak 2x2,5 meter. pemberian santunan berupa sembako dan peralatan sholat ini untuk berbagi kepada sesama dalam rangka bulan suci ramadhan.

"Ini sebagai bentuk perhatian Sat Lantas Polres OKU kepada masyarakat" Kata Kasat Lantas kepada detiksumsel.com, Kamis siang (24/5).

Dikatakan Cankir sapaan akrab Kasat Lantas Polres OKU, Pihak Sat Lantas sengaja memilih mbah Tukinem karena layak menerima bantuan. Awalnya lanjut Kasat, Pihaknya tahu dari masyarakat yang menceritakan kondisi mbah Tukinem.

"Tidak ada instruksi dari pimpinan. Ini murni tujuan kemanusiaan dari Satlantas Polres OKU," Tuturnya.

Cankir berharap sedikit bantuan ini bisa bermanfaat bagi mbah Tukinem. "Harapan kita semoga bermanfaat, dan semoga hal semacam ini bisa kita tingkatkan lagi, kalau bisa berkelanjutan, karena berbuat kebaikan adalah hal yang mulia" tandasnya.

Ketua RT 15 Kel. Talang Jawa Subur mengatakan, sehari-hari mbah Tukinem mencari barang rongsokan yang kemduian dijual kembali. 

"Anaknya cucunya ada cuma sudah sangat lama tidak mengunjunginya kalau cucunya bisa dikatakan tidak pernah mengunjunginya" ungkapnya.

Disebutnya, kondisi mbah Tukinem tinggal di gubuk berukuran 2 m x 2,5 m. Sebagai perangkat RT, masalah ini sudah disampaikan kepada pemerintah.

"Pernah saya sarankan dia untuk masuk panti jompo. Tapi tidak mau. Alasan masih gagah cari makan," tuturnya.

Sementara itu Mbah Tukinem sendiri mengaku sudah mencari rongsokan sejak tiga tahun terakhir. Seperti ke pasar baru. Kalau anak kata dia tinggal di bakung, berjualan pempek. Dari mencari rongsok kadang Rp 50 ribu dalam seminggu.

"Jadilah yang penting bisa makan," ujarnya.(fei).

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi