Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Red     Tanggal : 05 Juli 2018 09:47     Dibaca: 116 Pembaca

Hindari Hoax, Saring Sebelum Sharing

Ketua FKPT Sumsel, Dr Periansya MM memberikan sambutan pembukaan seminar Literasi Digital oleh FKPT Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta, Kamis (5/7).

Palembang, Detik Sumsel- Perubahan tren media ke media digital menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi saat ini begitu mudahnya internet masuk tanpa diiringi sensor kebenaran informasi, menjadi alat propaganda dan penyebaran hoax. 

"Menghindarinya, maka kita harus saring, sebelum sharing informasi," kata Ketua FKPT Sumsel, Dr Periansya MM dalam sambutan pembukaan seminar Literasi Digital oleh FKPT Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta, Kamis (5/7).

Dikatakan Peri, literasi digital ini sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat karena internet juga menjadi sarana terorisme model baru, baik metode perekrutan pelakunya.

"Pelatihan literasi digital sangat dibutuhkan agar semangat menulis tetap tinggi dan menghindari penulisan yang bersifat menghasut, hoaks yang bisa berdampak buruk bagi penulis maupun bagi orang lain," tuturnya.

Inspektur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Dr. Amrizal, MM menambahkan, untuk melakukan pencegahan terorisme dan radikalisme maka harus melibatkan semua elemen masyarakat.

"Terorisme ini selalu menghantui perjalanan bangsa, sejak orde baru, orde lama sampai saat ini, mereka bergerak dinamis mengatasi strategi lokal, nasional dan global. Makanya harus kita tangkal dan tolak," ajaknya. 

Dalam pergerakan dan aksinya, lanjut Amrizal, terorisme ini menghalalkan segala cara melalui media baik, nyata maupun maya untuk mempengaruhi, terutama generasi muda.

"Kalau dulu, mulutmu harimau mu. Sekarang jarimu bisa mengancam mu. Makanya harus kita lawan dan cegah dengan cara yang cerdas, tidak begitu saja menerima dan menyebarkan informasi. Cari penyeimbang dan tidak reaksional menjadi sumbuh pendek. Ya lebih simple nya saring sebelum sharing," tukasnya.

Hadir dalam siminar literasi tersebut, wagub Sumsel Ishak Mekki, kepala Kesbangpol Sumsel dan kota Palembang serta peserta berasal dari media, Komunitas media sosial dan mahasiswa.

"Sumsel ini perlintasan sehingga bukan tidak mungkin menjadi sasaran, makanya harus kita antisipasi. Saat ini perkembangan internet yang masuk sampai ke pelosok desa, bukan tidak mungkin recruitment nya melalui online, ini yang harus kita antisipasi dan acara ini merupakan bagian dari usaha tersebut," kata Wagub Ishak Mekki. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi