Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Chandra Adhitya     Tanggal : 01 Mei 2017 14:02     Dibaca: 885 Pembaca

Hore, ADD 147 Desa Akhirnya Cair

Ilustrasi alokasi dana desa (ADD)

Empat Lawang, Detik Sumsel – Sebanyak 147 Desa se Kabupaten Empat Lawang akhirnya bisa tersenyum lebar. Pasalnya, Alokasi Dana Desa (ADD) yang tak kunjung cair selama tiga bulan terakhir, saat ini sudah dicairkan secara bertahap.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Empat Lawang, Alhumaidi Saman mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan terlambatnya pencairan ADD.
 
“Beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan itu, antara lain keterlambatan nyusun APBDes, setelah selesai ada APBDes yang salah sehingga harus diperbaiki dulu, tapi saat ini semua desa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah kelar,” ujarnya, Minggu (30/04)
 
Dirinya menambahkan, seharusnya hari Jumat (28/04) semua Desa sudah bisa dicairkan, namun karena keterbatasan waktu yang relatif pendek, terpaksa selebihnya dicairkan pada hari Selasa (02/05)
 
“Harusnya Jum’at kemaren semua desa sudah cair,  tapi karena Jumat hari pendek, ditambah dengan jumlah dana yang cukup banyak untuk honor mereka seluruh desa, terpaksa nunggu sampai hari Selasa, karena uang harus dipesan dan disiapkan dulu oleh pihak Bank, kalau dari DPMDP3A berkas itu sudah lewat sejak seminggu yang lalu. Untuk itu kita berharap seluruh desa mulai Selasa nanti akan cair,” katanya
 
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Empat Lawang, M Daud melalui Kabid Anggaran Hendra Lezi mengatakan, ADD beberapa Kecamatan sudah bisa dicairkan.
 
"ADD sudah cair, yang pertama cair itu Kecamatan Ulu Musi dan Pendopo Barat, Insya Allah Kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, kalau SP2d nya sudah ada diatas itu bisa dicairkan," katanya
 
Dijelaskannya kalau, penyebab terhambatnya pencairan ADD, itu ada kekeliruan masalah dokumen yang disampaikan oleh Desa, seperti APBDes nya, dan semua itu dikembalikan lagi kedesa agar bisa diperbaiki oleh Kepala Desa.
 
"Setelah kita cek ketahuan kalau berkasnya itu ada kekurangan, kita kembalikan lagi ke DPMDP3A dan dari mereka dikembalikan kedesa agar diperbaiki, makanya kita agak terlambat itu," jelasnya.
 
Dia juga menambahkan bahwa, pihak BPKAD tidak pernah menghambat proses pencairan ADD, hanya saja banyak persyaratan yang diajukan oleh desa belum lengkap, karena jika persyaratan yang diajukan oleh Desa itu lengkap, paling lama berkas tersebut berada di BPKAD tiga hari dan langsung bisa dicairkan."Sekarang 147 Desa ADDnya sudah bisa dicairkan yaitu sebesar Rp.12.882.816.000 untuk tiga bulan,” tutupnya (cha)

H. Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan
  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi