Diposting oleh : Amin     Tanggal : 21 Juni 2017 15:24     Dibaca: 275 Pembaca

Hutan Lindung Kembali Dirambah, Gakkum Belum Tindak Tegas Pelaku

Salahsatu jenis pohon Tenam yang ditebang

Pagaralam, Detik Sumsel – Kerusakan hutan lindung di Kota Pagaralam kian menjadi dan belum juga ada tindakan tegas bagi para pelakunya. Informasi yang dihimpun, pembukaan hektaran lahan yang dilakukan ulah oknum tak bertanggung jawab ini modusnya sama untuk berkebun. Parahnya, dibarengi ilegal logging dengan menebang beberapa jenis pohon ukuran besar salahsatunya Tenam.

Aksi pengerusakan hutan lindung ini, diakui Yurdan SP selaku Koordinator Kesatuan Pengawasan Hutan Lindung (KPHL) Kota Pagaralam. pihaknya sudah mendapat laporan adanya pembukaan lahan di hutan lindung. Lokasinya, berada di kawasan hutan Bandar, Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan ini.

“Untuk data sementara, kerusakan meliputi pembukaan lahan untuk kebun dengan luas sekitar 5 hektar. Berada di hutlin Bukit Jambut Gunung Patah,” ujar Yurdan didampingi staffnya, Harman yang juga menjabat PPNS Kehutanan.

Di lokasi pembukaan lahan di area hutlin ini terdapat sekitar 8 kk yang sudah terlanjur mendirikan pondok di sana. Selain itu juga, tak jauh dari lokasi ditemukan aksi penebangan pohon (ilegal logging, red). Beberapa jenis pohon yang ditebang dengan diameter ukuran cukup besar salashatunya Tenam. “Di lokasi hutlin kita temukan beberapa barang bukti pohon besar baru ditebang dan belum sempat dipotong menjadi kayu atau papan,” ujarnya seraya mengatakabn di pondok kebun ini kita temukan juga potongan papan diduga berasal dari hutlin.

Disinggung mengenai tindakan tegas bagi pelaku pengrusakan hutan lindung atau ielgal logging? Jawab Yurdan, pihanya belum bisa berbuat banyak. Namun, terkait pembukkan hutlin di di kawasan Bandar, Kance Diwe ini sudah dilakukan pengecekan ke lapangan bersama dengan   personel Gakkum Provinsi Sumsel.

“Hanya saja, sifatnya masih pembinaan dan dilakukan pendataan di lapangan. Kita sudah koordinasikan kepada warga yang berkebun disana, informasinya berasal dari luar Pagaralam. Termasuk lurah dan camatnya sudah kita koordinasikan untuk pro aktif,” tegas dia seraya mengatakan namun apabila upaya pembinaan tak digubrik, para pelakunya tidak menutp kemungkinan langsung kita amankan. (gud)

  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Leave a Comment

*) Harus diisi

Refleksi