Banyuasin Siap Sukseskan Asian Games Tahun 2018
Pasang Iklan di DetikSumsel.com
Diposting oleh : Butet Kertaradjasa     Tanggal : 03 Mei 2017 14:25     Dibaca: 1039 Pembaca

Idap Kanker Ganas, Aegis Ikut UN di Atas Kasur

Aegis Adriphati siswa SMP Negeri 13 Palembang tetap semangatmengerjakan soal UN diatas kasur, Rabu (2/05).

Palembang, Detik Sumsel- Meski sedang sakit dan hanya bisa terbaring diatas kasur di kediaman neneknya, Aegis Adriphati siswa SMP Negeri 13 Palembang yang mengidap sakit kanker tulang ini tetap semangat mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) yang hari ini memasuki hari kedua dengan mata pelajaran Matematika.

Dengan mengenakan baju bergaris dan selimut merah, remaja kelahiran Palembang 18 Desember 2002 silam ini langsung bersemangat menyambut soal dari pengawas. Sebuah papan ujian dilengkapi alat tulis dan nomor peserta ujian juga sudah ada di sisi tempat tidurnya. Aegis pun langsung berkonsentrasi menyelesaikan setiap butir soal dengan teliti.

Tak banyak yang bisa dilakukan anak yang sempat menjadi duta lingkungan Adiwiyata dari SMP 13 Palembang ini. Pasalnya, sejak pertengahan puasa tahun 2016 lalu, ia mengalami sakit pada bagian kaki. Tak lama kemudian Aegis pun susah berjalan dan sakit pada kakinya bertambah parah. "Karena tak mau bolos sekolah, akhirnya saya tetap paksakan sekolah," ujarnya.

Untuk menghadapi  UN kali ini, Aegis yang memiliki cita-cita menjadi pilot ini pun sudah belajar banyak simulasi soal dari internet. Kondisinya saat ini tidak membuat Aegis patah semangat dan justru menjadi pemantik untuk bisa lanjut sekolah. "Kalau mampu home schooling saja. Saya tetap ingin lanjut sekolah, seperti kakak saya yang saat ini kuliah," ujarnya.

Sementara itu, sang nenek sendiri Masayu Nurilah Murni mengaku cukup sedih melihat kondisi cucunya. Apalagi kedua orangtua Aegis sudah berpisah dan ayahnya pun tak tahu rimbanya. "Saya bersyukur, Aegis masih bersemangat untuk sekolah. Apalagi teman-temannya juga sering besuk, makanya ia tetap ingin lanjut sekolah," ujarnya.

Perjuangannya untuk menyembuhkan sang cucu sendiri sudah ia lakukan semaksimal mungkin. Bahkan pernah berobat hingga ke Jakarta dan sempat lima kali kemoterapi. "Berbagai upaya saya tempuh, termasuk pilih jalur tradisional. Namun sepertinya Tuhan berkehendak lain, kami diberi ujian seperti ini," jelasnya.(tet)


  • Google+
  • Whatsapp

0 Comments

Tinggalkan Komentar

*) Harus diisi

Refleksi